Pemkot Kupang Dorong Sunday Market “Saboak” Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

oleh -6571 Dilihat
Wawali Kupang, Serena Francis. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menegaskan komitmennya bersama Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, untuk menjadikan Sunday Market Buat Orang Kupang atau “Saboak” sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Komitmen tersebut disampaikan Serena usai memimpin rapat evaluasi pelaksanaan perdana program Saboak bersama Wali Kota di Ruang Rapat Garuda, Kantor Wali Kota Kupang, Rabu (25/6).

Dalam keterangannya kepada awak media, Serena mengungkapkan bahwa pelaksanaan perdana Saboak akhir pekan lalu di Taman Nostalgia mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sekitar 40 pelaku UMKM ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mencatatkan total transaksi hingga Rp100 juta.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Kami bersyukur program ini bisa langsung memberi dampak ekonomi yang nyata bagi pelaku UMKM lokal,” ujar Serena, yang juga dikenal sebagai Wakil Wali Kota termuda di Indonesia.

Serena juga mengapresiasi dukungan penuh dari Wali Kota Kupang yang memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin tim kerja kolaborasi Saboak Koepan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat menentukan keberhasilan program ini.

Pemkot Kupang, lanjutnya, akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan Saboak makin optimal. Salah satu aspek yang menjadi perhatian ke depan adalah penambahan fasilitas pendukung, seperti tempat sampah dan sarana kebersihan lainnya.

“Pemerintah akan terus melengkapi sarana prasarana, termasuk menambah tempat sampah agar masyarakat semakin mudah menjaga kebersihan lingkungan bersama,” ujarnya.

Terkait antusiasme pelaku UMKM, Serena mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada sekitar 90 hingga 100 UMKM yang mendaftar secara daring. Untuk menjaga kualitas dan kenyamanan, Pemkot akan menerapkan sistem rotasi dengan melibatkan sekitar 40 pelaku UMKM setiap pekan.

BACA JUGA:  Harkitnas ke-118, Wawali Kupang Serukan Semangat Boedi Oetomo di Era Digital

“Setiap minggu kita akan kurasi peserta, agar semua UMKM mendapat ruang yang adil dan masyarakat pun selalu mendapat pengalaman yang baru saat berkunjung,” jelasnya.

Pemerintah Kota Kupang juga tengah menyiapkan perjanjian kerja sama dengan para pelaku UMKM yang terlibat dalam Saboak. Perjanjian ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan fasilitas umum yang digunakan selama pelaksanaan kegiatan.

“Kami ingin mendorong tanggung jawab bersama. Lampu-lampu taman, kebersihan, dan sarana lainnya harus dijaga bersama oleh masyarakat dan pelaku UMKM. Ini fasilitas publik yang harus dijaga bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Serena menambahkan bahwa konsep Sunday Market ini akan dikembangkan secara tematik sesuai momentum perayaan tertentu. Misalnya, tema kemerdekaan menjelang 17 Agustus, Natal di bulan Desember, hingga hari besar keagamaan lainnya.

Ia juga menekankan bahwa kesuksesan penyelenggaraan Saboak tidak lepas dari peran serta berbagai pihak yang mendukung, mulai dari pelaku usaha, lembaga keuangan, hingga mitra strategis lainnya yang peduli terhadap pengembangan UMKM di Kota Kupang.

“Hingga kini, dukungan dari berbagai pihak pun terus berdatangan, baik dari perbankan, swasta maupun pelaku usaha lokal. Dukungan ini disambut baik oleh Pemkot Kupang untuk bekerja secara kolaboratif membangun Kota Kupang, memberdayakan UMKM, dan mendorong kemajuan ekonomi daerah,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.