Pemkot Kupang Sampaikan LKPJ 2024: Stabilitas Fiskal Terjaga, Tantangan Sosial Masih Mengintai

oleh -1084 Dilihat
Wawali dan Ketua DPRD Kota Kupang Hadir di Sidang LKPJ 2024. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2024 dalam Sidang Paripurna ke-18 DPRD Kota Kupang, Selasa (24/6/2025). Agenda tersebut berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD dan dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Elvis Odja.

Nota pengantar LKPJ dibacakan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, mewakili Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. Dalam penyampaiannya, Serena menegaskan bahwa laporan ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada DPRD dan masyarakat atas pelaksanaan program dan kegiatan selama tahun anggaran 2024.

Turut hadir dalam sidang tersebut Wakil Ketua II DPRD, Yeskiel Loudoe, Penjabat Sekda Kota Kupang Ignasius R. Lega, para asisten Sekda, serta jajaran pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkot Kupang.

Dalam pidato pengantarnya, Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan Yang Maha Kuasa, serta apresiasi kepada DPRD atas kerja sama dan sinergi yang telah terjalin sepanjang tahun anggaran 2024. “Kolaborasi yang solid antara eksekutif dan legislatif menjadi fondasi penting dalam mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan publik di Kota Kupang,” ujarnya.

LKPJ tersebut disusun berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kupang Tahun 2024, yang merupakan penjabaran tahunan dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Kupang 2023–2026. Laporan memuat evaluasi capaian indikator pembangunan, pelaksanaan program prioritas, serta tindak lanjut atas rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tahun sebelumnya.

Serena mengungkapkan bahwa Pemkot Kupang berhasil menjaga stabilitas fiskal dengan realisasi pendapatan daerah mencapai lebih dari 95 persen dari target yang ditetapkan. Tak hanya itu, laporan juga mencatat berbagai capaian strategis, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan 2023, serta penghargaan nasional dan provinsi dalam bidang toleransi, pelayanan publik, penyaluran dana transfer, dan inovasi daerah.

BACA JUGA:  Bank NTT Tegaskan Komitmen Perkuat Layanan dan Optimalkan PAD

Dari sisi pembangunan makro, pemerintah mencatat adanya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi yang positif, serta penurunan tingkat kemiskinan dan inflasi. Namun demikian, pemerintah juga mengakui adanya sejumlah tantangan krusial seperti meningkatnya angka stunting, pengangguran terbuka, dan kematian ibu yang memerlukan perhatian dan intervensi lebih lanjut.

Capaian di sektor lainnya juga turut disoroti, termasuk kemajuan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, ekonomi kreatif, pariwisata, koperasi dan UMKM, ketahanan pangan, serta penguatan aparatur dan pelayanan publik.

Menutup laporannya, Wakil Wali Kota menyampaikan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat fondasi pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami percaya bahwa dengan semangat kolaboratif dan dukungan DPRD serta masyarakat, tantangan yang ada dapat kita jawab bersama dengan kerja nyata dan keberpihakan pada keadilan sosial,” tegasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.