Pemprov NTT Gelar Diskusi Publik Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Setahun Kepemimpinan Melki-Johni Capai 80,5 Persen

oleh -794 Dilihat
Pemprov NTT Gelar Diskusi Publik Hasil Survei Kepuasan Masyarakat terhadap Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur Melki Laka Lena dan Wakil Gubernur Johni Asadoma. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Diskusi Publik dengan topik “Hasil Survei Kepuasan Masyarakat Satu Tahun Kinerja Kepemimpinan Melki Laka Lena-Johni Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT” di Aula Utama El Tari Kupang pada Jumat (20/2/2026).

Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari diskusi publik serupa yang sebelumnya digelar di Sofyan Hotel Cut Meutia pada Jumat, 13 Februari 2026 malam.

Diskusi publik tersebut dihadiri jajaran Muspida, pimpinan lembaga tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-NTT, baik lembaga vertikal maupun lembaga daerah, pimpinan LSM, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai komponen masyarakat lainnya dengan jumlah peserta mencapai sekitar 400 orang.

Hadir sebagai pemateri, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago. Sementara itu, dua tokoh akademisi yakni Pdt. Dr. Merry Kolimon dan Dr. Laurensius Petrus Sayrani hadir sebagai penanggap. Diskusi publik ini juga dipandu oleh akademisi Universitas Nusa Cendana, Dr. I Putu Yoga Pradana.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan bahwa Voxpol Center Research and Consulting dipilih dan dipercaya melakukan survei kepuasan publik karena dinilai memiliki hasil survei yang presisi dan akuntabel.

Ia berharap melalui diskusi publik ini, hasil survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja satu tahun kepemimpinan Melki–Johni dapat dibedah secara objektif dan menjadi masukan penting bagi arah pembangunan Provinsi NTT di tahun-tahun mendatang.

“Pemerintah akan terus berupaya mendorong dan mempercepat pembangunan demi kehidupan ekonomi masyarakat yang lebih baik, terutama dalam upaya menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” ujar Melki.

Dalam pemaparan hasil surveinya, Pangi Syarwi Chaniago menjelaskan bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja satu tahun kepemimpinan pasangan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi NTT mencapai 80,5 persen.

BACA JUGA:  RKPD 2027 Jadi Langkah Strategis Wujudkan Visi “Kota Kasih” Kota Kupang

Masyarakat NTT, menurutnya, memberikan apresiasi positif terhadap berbagai program dan langkah kebijakan yang telah dijalankan oleh pemerintah provinsi selama satu tahun terakhir.

Sementara itu, Pdt. Dr. Merry Kolimon sebagai penanggap menyampaikan sejumlah catatan penting, di antaranya hasil survei yang secara spesifik meneropong keadaan kelompok rentan, terutama terkait transparansi ekonomi, sosial, dan pembangunan.

Ia juga menyoroti pentingnya keterbukaan pemimpin dalam menerima kritik agar pendekatan pembangunan yang dilakukan dapat menjangkau seluruh kelompok masyarakat secara merata, khususnya kelompok rentan.

Penanggap kedua, Dr. Laurensius Petrus Sayrani, turut menyoroti metode survei serta pentingnya melihat realitas kondisi masyarakat secara objektif. Ia menilai bahwa masyarakat sebagai responden memiliki peran penting dalam menggambarkan situasi riil di lapangan.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Prisilia Q. Parera, dalam laporannya mengatakan bahwa diskusi publik ini bertujuan menyampaikan hasil kinerja kepemimpinan Melki–Johni secara terbuka dan transparan sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Selain itu, forum diskusi ini juga diharapkan mampu menghimpun berbagai masukan sebagai bahan evaluasi kinerja pemerintah daerah, sekaligus menjadi dasar perbaikan dalam merumuskan program pembangunan ke depan yang lebih baik dan tepat sasaran. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.