Pengaruh Monsun Asia dan La Nina, Cuaca NTT Diprediksi Ekstrem 15-17 Februari 2026

oleh -152 Dilihat
Cuaca Ekstrem. (Foto Ilustrasi)

Suarantt.id, Kupang-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berlaku pada 15-17 Februari 2026. Dalam periode tersebut, sejumlah daerah diprediksi berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenotek menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala regional, yakni menguatnya Monsun Asia dan fenomena La Nina, serta adanya gelombang atmosfer seperti Gelombang Kelvin dan gelombang atmosfer lainnya yang aktif di wilayah NTT.

Selain itu, terpantau adanya pusat tekanan rendah di utara Australia, tepatnya di wilayah Broome, yang menyebabkan terbentuknya daerah pertemuan angin di atas wilayah NTT. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang.

BMKG juga mencatat kelembapan udara pada lapisan 800 mb hingga 500 mb berada pada kisaran 95 persen. Tingginya kelembapan ini mendukung pertumbuhan awan hujan secara vertikal yang signifikan di wilayah NTT.

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat pada 15 Februari meliputi Ngada, Ende, Sikka, dan Alor. Sementara itu, potensi angin kencang terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

Pada 16 Februari, potensi hujan sedang hingga lebat meluas ke Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur. Sedangkan angin kencang berpotensi terjadi di Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, dan Sabu Raijua.

BACA JUGA:  Wali Kota Cup II Kupang 2025 Jadi Ajang Bergengsi Klub Voli Lokal

Memasuki 17 Februari, wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat antara lain Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTU, TTS, Belu, Rote Ndao, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Alor, serta wilayah di Pulau Sumba dan Sabu Raijua.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, genangan air, pohon tumbang, serta gangguan transportasi akibat hujan lebat dan angin kencang.

Masyarakat dapat memantau informasi cuaca terkini melalui layanan 24 jam BMKG di nomor (0380) 881613 atau WhatsApp 0811-3940-4264, serta melalui aplikasi resmi BMKG yang tersedia di App Store dan Play Store. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.