Percepat Penyaluran KUR, Gubernur Melki Dorong Akses Modal untuk UMKM NTT

oleh -574 Dilihat
Gubernur NTT Pimpin Rapat Percepatan Implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bersama Pimpinan Perbankan Himbara dan Bank NTT di Ruang Rapat Gubernur pada Jumat, 27 Maret 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, memimpin rapat percepatan implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) bersama pimpinan perbankan Himbara dan Bank NTT di Ruang Rapat Gubernur, Jumat (27/3/2026).

Rapat ini bertujuan untuk mendorong akses permodalan yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di NTT.

Turut hadir dalam rapat tersebut Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yusuf Lery Rupidara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Linus Lusi, Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Selvi Nange, serta Kepala Badan Keuangan Daerah Benhard Menoh.

Dalam arahannya, Gubernur Melki menegaskan bahwa permintaan masyarakat terhadap akses pembiayaan melalui KUR terus meningkat dan perlu direspons secara cepat dan tepat.

Menurutnya, tingginya permintaan tersebut menunjukkan semakin besarnya kebutuhan modal usaha di kalangan masyarakat.

“Saat ini kami banyak menerima permintaan dari masyarakat terkait akses KUR. Ini menunjukkan bahwa kebutuhan modal usaha semakin tinggi dan harus kita bantu agar pelaku UMKM bisa terus bergerak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa KUR merupakan instrumen strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM dan industri kecil menengah (IKM). Melalui KUR, negara hadir untuk memberikan akses permodalan yang lebih mudah sehingga pelaku usaha dapat meningkatkan produksi dan produktivitas.

Gubernur Melki juga menilai adanya gairah positif dari masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sektor pengolahan, pertanian, dan peternakan, untuk terus berkembang. Oleh karena itu, dukungan pembiayaan melalui KUR perlu dimaksimalkan agar mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha.

Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya peran UMKM dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

BACA JUGA:  Bakamla RI Kupang Temui Gubernur NTT, Fokus Tangani Ilegal Fishing dan Penyelundupan

Menurutnya, sektor UMKM menjadi salah satu penopang utama ekonomi NTT.
“Dalam situasi ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil, penyelamat ekonomi kita adalah sektor UMKM. KUR menjadi instrumen penting agar usaha-usaha ini tetap berjalan dan berkembang,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah dan perbankan dalam penyaluran KUR. Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian agar tidak menimbulkan risiko kredit macet.

“Hari ini, perbankan tidak lagi jalan sendiri, tetapi berjalan bersama pemerintah dalam penyaluran KUR. Namun skema pembiayaannya tetap mengikuti mekanisme perbankan. Kami tidak ingin bank terbebani dengan risiko kredit macet,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur Melki mendorong peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait program KUR. Ia menilai masih banyak masyarakat yang belum memahami secara utuh mekanisme serta peluang yang tersedia dalam program tersebut.

“Edukasi sangat penting. Banyak masyarakat yang membutuhkan, tetapi belum memiliki informasi yang cukup tentang KUR. Ini harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya.

Melalui rapat ini, diharapkan terbangun kesamaan langkah antara pemerintah daerah dan perbankan dalam mempercepat penyaluran KUR secara tepat sasaran, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.