Pontuak Festival Undana Satukan Seni, Budaya dan Inovasi, Gubernur Melki Ajak Anak Muda Bangun NTT

oleh -83 Dilihat
Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Rektor Undana Kupang Prof. Jeffry Bale. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas, inovasi, dan semangat kolaborasi dalam membangun daerah. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan Pontuak Festival Universitas Nusa Cendana (Undana) Tahun 2026 pada Kamis (5/11/2026) malam.

Gubernur Melki mengapresiasi penyelenggaraan Pontuak Festival yang berlangsung selama tiga hari, 5-7 November 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar festival kampus atau hiburan, tetapi menjadi ruang perjumpaan dan kolaborasi yang mempertemukan seni, budaya, olahraga, inovasi, kewirausahaan, serta berbagai potensi generasi muda NTT.

Ia menilai, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, inovatif, berkarakter, dan mampu memberikan solusi nyata bagi persoalan masyarakat.

“Undana sebagai salah satu kampus terbesar di Flobamorata memiliki tanggung jawab besar, bukan hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga melahirkan generasi yang inovatif, kreatif, berkarakter, berdaya saing, dan mampu memberikan solusi bagi persoalan masyarakat secara konkret di Nusa Tenggara Timur,” ungkapnya.

Gubernur Melki juga mengangkat filosofi Pontuak atau pohon tuak yang menjadi identitas festival tersebut. Menurutnya, pohon tuak merupakan simbol ketangguhan, kekuatan akar, dan kemampuan bertahan dalam berbagai kondisi alam.

Filosofi itu, katanya, harus menjadi inspirasi bagi mahasiswa Undana untuk memiliki akar yang kuat dalam ilmu pengetahuan, budaya, integritas, dan karakter, serta batang yang teguh dalam semangat, disiplin, dan daya juang.

Lebih dari itu, generasi muda harus mampu menghasilkan buah berupa karya, inovasi, dan kontribusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Harapan kita, mahasiswa-mahasiswi Undana berakar kuat pada budaya, bertumbuh dengan ilmu, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi banyak orang. Jangan takut bermimpi dan menciptakan sesuatu yang baru. NTT membutuhkan lulusan Undana yang tidak hanya mencari dan mengisi pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan berbagai lapangan kerja di NTT,” tegas Melki.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Tegaskan Tak Alergi Kritik, Sekda Jeffry Ajak Mahasiswa Kawal Kebijakan Publik

Ia juga mengapresiasi berbagai agenda yang dihadirkan dalam Pontuak Festival 2026, mulai dari Sport Festival, Art Festival, Innovation and Entrepreneur Expo, Cultural Festival, Community Engagement, Alumni Homecoming, hingga keterlibatan pelaku UMKM.

Menurutnya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut harus dimanfaatkan sebagai ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas, memperkenalkan hasil penelitian, mengembangkan inovasi, serta mempromosikan produk unggulan daerah.

Gubernur menegaskan, Pontuak Festival sejalan dengan arah pembangunan Provinsi NTT menuju daerah yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan.

Semangat tersebut juga selaras dengan Dasar Cinta ke-10 Melky-Joni, yakni “Ayo Bangun NTT, Kolaborasi Bersama”.

Ia menekankan bahwa pembangunan NTT tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk perguruan tinggi, akademisi, mahasiswa, alumni, pelaku UMKM, dunia usaha, dan masyarakat.

“Pembangunan NTT tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah kabupaten, kota, maupun pemerintah provinsi. Pemerintah daerah berkomitmen mendukung ekosistem di mana kreativitas anak muda dan produk UMKM lokal mendapatkan panggung, pendampingan, serta pasar yang lebih luas,” jelasnya.

Melki juga menyambut baik cita-cita Universitas Nusa Cendana untuk mempercepat langkah menuju world class university. Namun, ia mengingatkan agar Undana tetap mempertahankan identitas lokal dan menjadikan kekayaan alam, budaya, serta kearifan lokal NTT sebagai kekuatan dalam menghasilkan karya yang diakui secara nasional maupun internasional.

“Berpikir global, berakar lokal, dan berkarya untuk kemanusiaan. Itulah semangat yang saya kira menjadi spirit Undana dan kita semua. Kita mampu membawa kekayaan alam, budaya, kearifan lokal, hasil penelitian, dan berbagai potensi NTT menjadi pengetahuan dan karya yang diakui di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Undana, Prof. Jefri Bale, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten/kota, mitra, serta seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan Universitas Nusa Cendana.

BACA JUGA:  Sentuhan Kasih Pemkot Kupang, Rumah Tak Layak Huni Disulap Jadi Hunian Aman dan Sehat

Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci bagi Undana untuk memperkuat peran dan kontribusinya dalam pembangunan daerah.

“Kolaborasi lintas stakeholder dan membangun komunikasi yang positif dengan pemerintah, lembaga masyarakat, serta mitra dunia usaha dan dunia industri adalah kunci bagi Universitas Nusa Cendana saat ini,” ungkap Prof. Jefri.

Menurutnya, Undana tidak ingin menjadi menara gading yang terpisah dari kehidupan masyarakat, melainkan menjadi menara air yang mampu memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat NTT.

Hal tersebut sejalan dengan visi Undana sebagai world class locally relevant university, yakni perguruan tinggi berkelas dunia yang tetap relevan dengan kebutuhan dan persoalan masyarakat lokal.

Rektor juga mengajak masyarakat Kota Kupang, sivitas akademika, serta para alumni Undana untuk mengambil bagian dalam seluruh rangkaian Pontuak Festival 2026.

Sebelumnya, rangkaian festival juga dimeriahkan dengan kegiatan Sport Festival berupa Fun Run 5 kilometer yang diikuti ratusan peserta dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma.

Melalui Pontuak Festival 2026, diharapkan kolaborasi pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, alumni, dan pelaku usaha semakin kuat sehingga mampu melahirkan generasi muda NTT yang kreatif, inovatif, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap masa depan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.