QRIS Makin Menggeliat, BI NTT Catat Transaksi UMKM Capai Rp203 Juta Selama PQN 2026

oleh -66 Dilihat
BI NTT Velar QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Nusa Tenggara Timur (NTT) semakin menggeliat. Selama pelaksanaan Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026, Bank Indonesia (BI) NTT mencatat transaksi digital pada puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai Rp203 juta.

Pencapaian tersebut tercatat selama empat hari pelaksanaan QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 yang menjadi bagian dari rangkaian PQN 2026 di Provinsi NTT. Kegiatan yang berlangsung hingga 17 Agustus 2026 itu dipusatkan di halaman Swiss-Belcourt Kupang.

Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, mengatakan tingginya transaksi QRIS menunjukkan semakin kuatnya penerimaan masyarakat terhadap sistem pembayaran digital.

Selama empat hari kegiatan, transaksi menggunakan QRIS pada lebih dari 35 UMKM tercatat sebanyak 5.633 kali, dengan total nilai transaksi mencapai Rp203 juta.

Menurut Adidoyo, capaian tersebut tidak hanya mencerminkan kemudahan masyarakat dalam melakukan pembayaran, tetapi juga menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran dapat mendorong aktivitas ekonomi dan memperluas peluang UMKM lokal untuk berkembang.

“Event ini merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia NTT dengan komunitas kreatif di Kota Kupang untuk memperluas penggunaan QRIS sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat agar dapat bertransaksi secara aman,” ujar Adidoyo dalam closing ceremony PQN 2026.

Ia menegaskan, perluasan penggunaan QRIS menjadi bagian penting dalam mendorong ekosistem ekonomi dan keuangan digital di NTT. Masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi pelaku UMKM juga memperoleh akses pembayaran yang lebih praktis dan efisien.

Closing ceremony PQN 2026 turut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang sekaligus Ketua DPW Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) NTT, Serena Cosgrova Franscies, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus, Kepala BP3MI NTT Suratmi Hamida, serta Kepala LLDIKTI Wilayah XV Adrianus Amheka.

BACA JUGA:  Mahasiswi di Kupang Terancam 15 Tahun Penjara, Diduga Terlibat Kekerasan Seksual Anak dan TPPO

Serena mengapresiasi pelaksanaan QRIStreet Festival x Takuju Market Vol. 5 serta inovasi yang terus dikembangkan BI melalui QRIS. Menurutnya, digitalisasi pembayaran turut memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM di NTT.

PQN 2026 juga menjadi momentum memperkuat sinergi dalam perluasan digitalisasi dan perlindungan konsumen. Pada momentum Hari Kemerdekaan RI, BI NTT menandatangani kerja sama sinergi bersama Bank NTT, BP3MI Provinsi NTT, dan LLDIKTI Wilayah XV.

Melalui kerja sama tersebut, para mitra diharapkan menjadi perpanjangan tangan BI dalam memperluas akseptansi transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai perlindungan konsumen di seluruh wilayah NTT.

Selain itu, dalam rangkaian kegiatan juga diumumkan pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026, termasuk kuliner legendaris dan hidden gem dari NTT.

Pemenang QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 selanjutnya akan mewakili Provinsi NTT untuk berkompetisi pada tingkat wilayah Balinusra.

Capaian transaksi Rp203 juta selama PQN 2026 menjadi sinyal bahwa transformasi pembayaran digital di NTT terus berkembang. QRIS tidak lagi sekadar menjadi alat pembayaran, tetapi mulai menjadi bagian dari penguatan ekosistem UMKM dan ekonomi kreatif di daerah. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.