Suarantt.id, Kefamenanu-Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) berlangsung sederhana namun sarat makna.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra TTU memilih merayakan hari jadi partai dengan aksi nyata menanam anakan pohon produktif di kebun warga di Desa Maubesi, Kecamatan Insana Tengah pada Jumat (6/2/2026).
Beragam jenis anakan pohon ditanam dalam kegiatan tersebut, di antaranya mangga, sawo, nangka, lengkeng, nenas, dan pepaya. Aksi tanam pohon ini menjadi simbol komitmen Partai Gerindra dalam memperjuangkan kesejahteraan petani, menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC Partai Gerindra TTU, Kristoforus Haki bersama seluruh anggota Fraksi Gerindra DPRD TTU, para pengurus PAC, badan pengurus ranting, serta tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan masyarakat setempat.
Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan. Kegiatan dipandu oleh anggota Fraksi Gerindra DPRD TTU, Maria Filiana Tahu dan diawali dengan tutur adat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya lokal yang hidup dan dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.
Ketua DPC Gerindra TTU, Kristoforus Haki, menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari penguatan identitas perjuangan Partai Gerindra yang sejak awal berdiri tumbuh dan berkembang bersama petani.
“Ulang tahun ke-18 ini kami rayakan di kebun, karena dari sejarah perjuangan, Partai Gerindra besar dan berkembang bersama petani di seluruh Indonesia Raya,” ujar Kristo Haki.
Ia menegaskan, Gerindra TTU akan terus mempertahankan nilai-nilai perjuangan bersama petani demi mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
“Kami berkomitmen bersama misionaris partai dan seluruh anggota fraksi untuk terus mendukung petani agar semakin produktif di sektor pertanian, khususnya di Kabupaten TTU,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kristo menyampaikan bahwa momentum HUT ke-18 Partai Gerindra ini juga menjadi sarana menggelorakan semangat perjuangan petani, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai bagian dari kedaulatan bangsa.
“Ketahanan pangan adalah kedaulatan bangsa. Ini menjadi spirit perjuangan kami di Kabupaten Timor Tengah Utara,” katanya.
Terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah, Gerindra TTU menegaskan dukungannya agar bahan pangan yang digunakan bersumber dari hasil pertanian lokal, sehingga memberikan dampak langsung bagi peningkatan ekonomi petani.
“Kami ingin bahan-bahan untuk dapur MBG berasal dari petani kita sendiri. Ini akan menjadi program jangka panjang yang berdampak langsung pada ekonomi petani,” jelasnya.
Selain aspek ekonomi, Gerindra TTU juga menaruh perhatian serius pada upaya pelestarian lingkungan dan perlindungan sumber mata air, terutama di kawasan yang memiliki nilai ritual adat.
“Kami menanam pohon umur panjang agar lingkungan tetap hijau, iklim terjaga, cuaca stabil, serta sumber mata air dan kawasan ritual adat tetap lestari,” pungkasnya.
Aksi tanam pohon ini menjadi penegasan bahwa Gerindra TTU tidak hanya hadir pada momentum politik, tetapi terus menanam harapan bagi masa depan petani, kelestarian lingkungan, dan generasi mendatang. ***





