Suarantt.id, Kupang-Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kupang terus melakukan berbagai upaya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus mendorong pertumbuhan usaha kecil masyarakat.
Kepala Disperindag Kota Kupang, Alfred Lakabela, mengatakan pihaknya akan segera mengambil langkah antisipatif apabila ditemukan adanya kenaikan harga sembako di pasar maupun toko-toko.
Langkah tersebut penting untuk menekan laju inflasi yang berdampak langsung pada kebutuhan pokok masyarakat.
“Kalau ada informasi kenaikan harga sembako di pasar atau toko, tentu harus ada tindak lanjut. Ini berkaitan dengan inflasi dan kebutuhan pokok masyarakat, sehingga pemerintah harus hadir melakukan stabilisasi,” ujarnya kepada media ini di ruang kerjanya pada Rabu, 8 April 2026.
Menurut Alfred, upaya yang dilakukan tidak hanya sebatas pengendalian harga, tetapi juga melalui berbagai inovasi program untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan warga berpenghasilan rendah.
Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan Disperindag adalah penyaluran bantuan peralatan usaha kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi coolbox, meja jualan, gerobak atau kereta jualan, hingga peralatan seperti kompresor untuk usaha cuci motor dan mobil.
“Bantuan ini kami berikan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Misalnya, bagi yang berjualan kue, mereka membutuhkan gerobak atau sarana jualan lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk tahun ini bantuan difokuskan kepada perorangan, bukan kelompok usaha. Hal ini dilakukan agar bantuan dapat lebih tepat sasaran dan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha kecil.
Selain bantuan usaha, Disperindag juga rutin menggelar kegiatan pasar murah sebagai salah satu strategi menjaga kestabilan harga. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan menjelang hari besar keagamaan, Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, serta menjelang Natal dan Tahun Baru.
Melalui berbagai program tersebut, Disperindag Kota Kupang berharap dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi warga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok. ***







