Surat Gembala Paskah 2026, Uskup Agung Kupang Ajak Umat Hidupi Damai Kristus

oleh -2161 Dilihat
Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakenoni. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni, mengajak seluruh umat Katolik untuk menghidupi damai Kristus dalam kehidupan sehari-hari melalui Surat Gembala Paskah 2026 yang dibacakan secara serentak pada Misa Minggu Paskah pada Minggu (6/4/2026).

Surat Gembala tersebut juga dibacakan di Paroki Santu Matias Rasul Tofa, Kota Kupang, oleh RD Fransiskus Xaverius Paut atau yang akrab disapa Romo Faris, di hadapan umat yang mengikuti perayaan Ekaristi Paskah.

Dalam Surat Gembalanya, Mgr. Hironimus Pakaenoni menegaskan bahwa damai yang diberikan Kristus bukanlah damai seperti yang ditawarkan dunia, melainkan damai sejati yang berakar dalam relasi dengan Allah, lahir dari pengorbanan di salib, dan dinyatakan dalam kebangkitan.

Mengutip Injil Yohanes 14:27, Uskup Agung Kupang mengingatkan umat bahwa damai Kristus adalah anugerah yang mampu menenangkan hati di tengah berbagai pergolakan hidup.

“Damai sejahtera-Ku Kutinggalkan bagimu; damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu,” demikian pesan yang menjadi dasar refleksi Paskah tahun ini.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan dunia saat ini, seperti konflik antarnegara, krisis kemanusiaan, serta berbagai bencana alam yang menimbulkan kecemasan dan ketidakpastian. Dalam situasi tersebut, damai Kristus dinilai sebagai kebutuhan mendesak yang mampu menyembuhkan luka manusia dan bangsa-bangsa.

Selain itu, umat diajak untuk tidak hanya berdoa bagi perdamaian, tetapi juga berperan aktif mewujudkannya melalui sikap hidup yang mencerminkan nilai-nilai Injil, seperti keadilan, cinta kasih, solidaritas, pengampunan, dan rekonsiliasi.

Mgr. Hironimus menekankan bahwa damai harus dimulai dari dalam diri setiap orang melalui pertobatan, doa, dan hubungan yang benar dengan Allah. Ia mengingatkan umat untuk melakukan refleksi diri selama Pekan Suci, termasuk mengatasi dendam, kemarahan, dan egoisme yang dapat menghalangi hadirnya damai sejati.

BACA JUGA:  Pemuda Katolik Kota Kupang Gelar Talk Show "Orang Muda Menatap Dunia"

“Damai Kristus tidak dipaksakan dari luar, tetapi tumbuh dari hati yang terbuka kepada Tuhan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus bukan hanya peristiwa iman, tetapi juga panggilan untuk menjadi pembawa damai di tengah dunia. Umat diutus untuk menghibur yang menderita, membela yang lemah, serta membangun jembatan persaudaraan di tengah berbagai perbedaan.

Uskup Agung Kupang juga mengajak umat untuk menghargai kehidupan dalam segala bentuknya, terutama bagi mereka yang rentan seperti anak-anak, perempuan, lansia, orang sakit, difabel, serta para migran.

Mengakhiri Surat Gembalanya, Mgr. Hironimus Pakaenoni mengajak seluruh umat untuk menjadikan Paskah sebagai momentum menghadirkan damai di dalam keluarga, paroki, dan masyarakat luas.

“Kristus telah bangkit! Semoga damai-Nya meraja dalam hati kita, keluarga, dan bangsa kita,” tutupnya.

Surat Gembala ini menjadi pesan reflektif sekaligus ajakan konkret bagi umat Katolik di Keuskupan Agung Kupang untuk menghadirkan damai Kristus di tengah tantangan zaman. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.