Tour de EnTeTe Gerakkan UMKM dan Kepedulian Sosial, Christian Widodo: Inilah Makna Perayaan Sesungguhnya

oleh -16 Dilihat

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengapresiasi pelaksanaan Tour de EnTeTe 2026 yang dinilai tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan promosi pariwisata, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, memperkuat UMKM, serta menghadirkan kepedulian sosial yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat.

Apresiasi tersebut disampaikan Christian Widodo saat menghadiri kegiatan Tour de EnTeTe 2026 di kawasan Pantai Lasiana, Kota Kupang pada Jumat (6/11/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Turut hadir Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT Emelia Julia Nomleni, Pangdam XXVII/Sobe Sonbai Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, Wakil Bupati Kupang Arum Obe Titu Eki, Sekda Provinsi NTT Fransiskus Sales Sodo, serta sejumlah pejabat dan unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Christian Widodo menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT atas penyelenggaraan Tour de EnTeTe yang turut memberikan dampak positif bagi Kota Kupang, khususnya masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Menurutnya, Tour de EnTeTe memiliki makna lebih besar daripada sekadar perlombaan olahraga. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus sarana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia secara khusus mengapresiasi gagasan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena yang mengintegrasikan kegiatan olahraga dengan aksi sosial, seperti program bedah rumah serta pelibatan rumah-rumah warga sebagai tempat menginap peserta dengan pembayaran yang layak.

Christian menilai, konsep tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan sebuah perayaan tidak semata-mata diukur dari kemegahan panggung, jumlah peserta, maupun besarnya anggaran yang digunakan, melainkan dari manfaat yang ditinggalkan bagi masyarakat.

“Kita sering mengukur suksesnya sebuah acara dari megahnya panggung, banyaknya peserta, atau besarnya anggaran. Tetapi setelah perayaan selesai, pertanyaan yang paling penting adalah apa manfaat yang diperoleh masyarakat? Hari ini kita mendapatkan jawabannya. Sambil merayakan sebuah kegiatan, kita juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Christian.

Ia menegaskan, pemerintah harus hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengarkan keluhan mereka, serta membantu menjawab kebutuhan dasar keluarga.

Menurutnya, program bedah rumah dalam rangkaian Tour de EnTeTe menjadi contoh bahwa sebuah perayaan dapat menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan masyarakat.

“Perayaan mungkin selesai dalam beberapa hari, tetapi ada keluarga yang rumahnya diperbaiki sehingga mereka bisa tidur lebih tenang. Bagi saya, di situlah makna sebuah perayaan menemukan bentuk terbaiknya. Anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat, memperbaiki rumah warga, dan mendengar langsung keluhan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menjelaskan bahwa Tour de EnTeTe 2026 dirancang sebagai kegiatan yang mengintegrasikan olahraga, pariwisata, ekonomi kerakyatan, kepedulian sosial, dan pelestarian lingkungan.

Menurut Melki, kegiatan di Pantai Lasiana telah memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku UMKM. Ia memperkirakan perputaran uang dari aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi mencapai Rp50 juta hingga Rp100 juta lebih.

“Ini bukan sekadar olahraga. Kita bisa melihat ekonomi UMKM tumbuh sejak pagi. Saya perkirakan perputaran ekonomi hari ini bisa mencapai Rp50 juta sampai Rp100 juta lebih di sekitar sini. Inilah cara kita saling mendukung agar dalam kondisi seperti sekarang, UMKM tetap hidup dan bisa menjadi tuan rumah di negeri NTT,” tegas Melki.

Selain menggerakkan UMKM, kegiatan tersebut juga melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi melalui aksi nyata untuk masyarakat. Bentuk kontribusinya antara lain pembagian bibit tanaman, edukasi pengelolaan sampah, buku, tas, hingga perlengkapan olahraga.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Dorong RSAL Samuel Moeda Jadi Pusat Terapi Hiperbarik Andal di Timur Indonesia

Perum Bulog NTT juga turut mengambil bagian dengan menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rangkaian Tour de EnTeTe 2026 selanjutnya akan berlanjut ke sejumlah wilayah di NTT, meliputi Sumba, Flores, Sabu Raijua, Rote Ndao, Lembata, dan Alor. Kegiatan ini dijadwalkan mencapai puncaknya pada 12 Desember 2026 di Kota Kupang melalui lomba lari 10 kilometer dengan target sedikitnya 10.000 peserta.

Menutup sambutannya, Christian Widodo menyampaikan selamat ulang tahun ke-67 bagi Provinsi NTT. Ia berharap NTT terus berkembang dalam keberagaman, dengan semangat kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

“Selamat ulang tahun Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kiranya NTT terus bertumbuh di dalam keberagaman,” tutupnya.

Melalui Tour de EnTeTe 2026, semangat olahraga diharapkan tidak berhenti pada kompetisi, tetapi menjadi penggerak ekonomi rakyat, promosi pariwisata, dan aksi kepedulian sosial yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.