Tuai Apresiasi TP PKK, Dinas Pertanian Kota Kupang Sulap Lahan Sempit Jadi Kebun Pangan

oleh -23 Dilihat
Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya Didampingi Asisten II Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega dan Kadis Pertanian Kota Kupang, Harry Da Costa Panen Perdana OPAL pada Jumat, 21 Agustus 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Keterbatasan lahan bukan menjadi alasan untuk berhenti berkreasi dalam memenuhi kebutuhan pangan. Hal tersebut dibuktikan Dinas Pertanian Kota Kupang melalui pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan kantor menjadi kawasan pangan produktif melalui program Obor Pangan Lestari (OPAL).

Dalam panen perdana OPAL, Dinas Pertanian Kota Kupang berhasil memanen berbagai tanaman hortikultura, di antaranya sayur-mayur, terong dan tomat. Selain tanaman pangan, lahan tersebut juga dimanfaatkan untuk pengembangan ikan lele dan pemeliharaan ayam pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widya Cahya, bersama Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kota Kupang, Ignasius R. Lega.

Kepala Dinas Pertanian Kota Kupang, Harry Da Costa, mengatakan pemanfaatan lahan sempit tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak seharusnya menghambat upaya menghasilkan pangan.

“Dengan memanfaatkan lahan yang sempit tidak menyurutkan semangat Dinas Pertanian untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi kita,” ujarnya.

Menurutnya, konsep tersebut tidak hanya diterapkan di lingkungan Dinas Pertanian, tetapi juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang tersedia di sekitar rumah.

Dinas Pertanian juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memulai kegiatan bercocok tanam meskipun memiliki lahan yang terbatas dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Dengan niat, kerja keras dan pengelolaan yang baik, lahan yang kecil tetap dapat menghasilkan pangan.

“Jika ada niat dan kerja keras maka ada hasilnya,” katanya.

Hasil panen dari lahan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga, khususnya sayuran, sehingga masyarakat tidak selalu harus mengeluarkan uang untuk membeli kebutuhan tersebut di pasar.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kupang dan Asisten II Sekda Kota Kupang memberikan apresiasi terhadap kreativitas dan inovasi Dinas Pertanian dalam mengoptimalkan lahan yang ada.

BACA JUGA:  FP-NTT Tegaskan Komitmen Berantas TPPO, Minta Media Junjung Asas Praduga Tak Bersalah

Mereka juga menantang Dinas Pertanian agar inovasi tersebut tidak berhenti di lingkungan internal, tetapi dapat ditularkan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya.

Dengan demikian, pemanfaatan lahan produktif dapat menjadi gerakan bersama di lingkungan Pemerintah Kota Kupang sekaligus mendorong ketahanan pangan dari tingkat keluarga.

Program OPAL di lingkungan Dinas Pertanian Kota Kupang pun menjadi contoh sederhana bahwa lahan terbatas tetap dapat menghasilkan pangan apabila dikelola secara kreatif, konsisten dan berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.