Wagub Johni Asadoma: Golf for Humanity Wujudkan Semangat Kemanusiaan dan Harapan Indonesia Bebas Stunting

oleh -626 Dilihat
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma Hadiri Gala Dinner Penutupan Turnamen Golf for Humanity di Sentul Highland Golf Club, Bogor. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt id, Bogor-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, menegaskan bahwa semangat kemanusiaan dapat tumbuh di mana saja, bahkan di lapangan hijau melalui olahraga Golf. Hal tersebut disampaikan Wagub Johni saat menghadiri Gala Dinner penutupan Turnamen Golf for Humanity yang mengusung tema “Satu Ayunan untuk Masa Depan Anak Indonesia: Dedikasi Human Initiative untuk Nusa Tenggara Timur”, bertempat di Sentul Highland Golf Club, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/11/2025) malam.

Golf for Humanity adalah wujud bahwa kemanusiaan dapat tumbuh di mana saja, bahkan di lapangan hijau, di tengah persaingan yang sehat dan sportivitas yang tinggi,” ujar Johni Asadoma dalam sambutannya.

Wagub Johni mengapresiasi Human Initiative sebagai lembaga kemanusiaan yang terus menghadirkan inovasi dan kepedulian melalui berbagai bentuk kegiatan sosial. Menurutnya, kepedulian tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan langsung, tetapi juga melalui kreativitas, kolaborasi, dan semangat kebersamaan lintas sektor.

“Sebagai lembaga yang telah lama berkiprah dalam kemanusiaan, Human Initiative terus menunjukkan bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan lewat bantuan, tetapi juga melalui kreativitas dan kolaborasi,” ucap Johni.

Lebih lanjut, Johni menegaskan bahwa bagi Pemerintah Provinsi NTT, isu stunting bukan sekadar angka statistik, tetapi menyangkut masa depan anak-anak bangsa.

Stunting adalah wajah anak-anak yang kehilangan kesempatan untuk tumbuh optimal secara fisik, mental, dan sosial. Meski angka prevalensi stunting di NTT terus menurun, perjuangan ini belum selesai. Kami membutuhkan kolaborasi lintas sektor—pemerintah, masyarakat sipil, dunia usaha, komunitas profesional, dan insan olahraga agar setiap anak NTT dapat tumbuh sehat dan bermartabat,” katanya.

Menurutnya, olahraga Golf dapat menjadi simbol solidaritas dan harapan bagi masa depan Indonesia tanpa stunting.

Setiap ayunan stik Golf adalah simbol harapan. Setiap pukulan bola menuju hole adalah langkah kecil menuju cita-cita besar: Indonesia tanpa stunting. Sebuah cita-cita yang hanya bisa tercapai bila kita bersatu, saling memperkuat, dan berbagi peran,” tambahnya.

Johni juga berharap semangat solidaritas yang tumbuh melalui kegiatan Golf for Humanity dapat terus bergema dan menginspirasi banyak pihak untuk berkontribusi dalam perjuangan melawan stunting, khususnya di wilayah timur Indonesia.

“Pemerintah Provinsi NTT membuka diri seluas-luasnya untuk berkolaborasi, karena kami yakin bahwa membangun manusia Indonesia seutuhnya memerlukan tangan banyak, hati banyak, dan langkah yang seirama. Kami juga mengundang seluruh pihak untuk berkunjung dan berinvestasi di NTT, ujung selatan Indonesia, untuk bersama membangun daerah yang kita cintai ini,” tutur Johni Asadoma.

Pada kesempatan tersebut, panitia juga menggelar penggalangan dana yang berhasil menghimpun Rp100 juta, seluruhnya akan digunakan untuk mendukung program pencegahan dan penanganan stunting bagi anak-anak di NTT.

Acara Gala Dinner turut dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti lucky draw, pembagian hadiah, dan pelelangan alat musik tradisional sasando dari Kabupaten Rote Ndao oleh musisi Berto Pah, yang hasil lelangnya juga disumbangkan untuk mendukung upaya pengentasan stunting di NTT.

Melalui kegiatan ini, semangat kemanusiaan dan solidaritas kembali diteguhkan bahwa setiap ayunan, setiap aksi, dan setiap niat baik dapat menjadi langkah nyata menuju Indonesia yang lebih sehat dan berkeadilan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.