Wagub NTT: Jadilah Juru Kampanye Anti Stunting Sejak Dini

oleh -1456 Dilihat
Wagub NTT Pimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Gubernur pada Senin, 3 November 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Johni Asadoma, memimpin apel bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT pada Senin (3/11/2025), di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT. Hadir dalam apel tersebut para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, serta Pimpinan Perangkat Daerah lingkup Pemprov NTT.

Dalam arahannya, Wagub Johni menyinggung kegiatan kemanusiaan yang baru diikutinya pada Sabtu (1/11) di Sentul, Bogor, yaitu Turnamen Golf for Humanity bertema “Satu Ayunan untuk Masa Depan Anak Indonesia: Dedikasi Human Initiative untuk Nusa Tenggara Timur.” Kegiatan ini merupakan inisiasi Human Initiative bersama sejumlah sponsor dan komunitas golf sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengentasan stunting di NTT.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat NTT, kita menyambut baik dan mengapresiasi Turnamen Golf for Humanity tersebut. Stunting adalah masalah yang harus dikeroyok bersama. Dana yang dihasilkan kemarin mencapai Rp100 juta dan akan terus bertambah hingga menembus target Rp1 miliar. Ini bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat NTT,” ujar Johni.

Namun demikian, Wagub Johni menekankan bahwa bantuan dari luar seharusnya menjadi “cambuk penyemangat” bagi seluruh jajaran di NTT untuk terus berbenah. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadi “Juru Kampanye Anti Stunting” dengan menanamkan kesadaran sejak dini.

“Datangnya bantuan dari luar harus jadi motivasi untuk kita. ‘Mindset’ orang tua harus mulai berubah, dimulai dari keluarga. Sebelum menikah, anak muda harus punya bekal matang secara reproduksi, finansial, dan mental. Itu salah satu cara mencegah stunting,” tegasnya.

Wagub juga menyoroti hal-hal sederhana yang berpengaruh terhadap stunting, seperti kebersihan lingkungan, penggunaan toilet yang layak, hingga gaya hidup orang tua.
“Kesadaran untuk tidak merokok, minum miras, dan berjudi sembarangan juga penting. Uang yang seharusnya dipakai untuk kebutuhan gizi anak malah hilang untuk hal-hal tidak produktif,” tambahnya.

BACA JUGA:  BRI Serahkan Ambulans ke Polda NTT, Perkuat Layanan Darurat bagi Masyarakat

NTT Jadi Tuan Rumah IPACS 2025

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Johni juga mengingatkan bahwa pada 11–13 November mendatang, Kota Kupang akan menjadi tuan rumah kegiatan Indonesia–Pacific Cultural Synergy (IPACS) yang dihadiri oleh sekitar 17 negara se–Asia Pasifik.

“Kita harus menjamu tamu-tamu negara dengan baik. Ini momentum bagus untuk mempromosikan keindahan alam, kuliner, dan produk kreatif Flobamorata. Kegiatan ini juga peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi di NTT,” jelasnya.

Ia berharap seluruh perangkat daerah dan masyarakat turut menyukseskan kegiatan tersebut agar NTT semakin dikenal sebagai jendela peradaban Melanesia di Asia Pasifik.

Sambut Natal dan Tahun Baru dengan Kreatif

Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, Wagub Johni mengumumkan akan digelarnya berbagai lomba seperti hias pohon Natal, paduan suara, dan kostum Santa Claus.

“Ini bukan sekadar lomba hiburan, tapi sarana mempererat solidaritas, kekompakan, dan persaudaraan antarwarga NTT. Lomba ini terbuka untuk umum,” ujar Johni.

Pesan untuk ASN dan Orang Tua

Mengakhiri amanatnya, Wagub Johni mengingatkan ASN dan seluruh orang tua untuk selalu memperhatikan pendidikan dan perkembangan anak-anak.

“Mari kita jaga anak-anak kita agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif. Perhatikan pergaulan mereka, karena saat ini tantangan dan pengaruh lingkungan semakin besar,” pesannya.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, Wagub Johni berharap NTT dapat terus melangkah maju — membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.