Wawali Kupang Buka Event Budaya Penkase-Oeleta, Ajak Warga Lestarikan Adat dan Majukan UMKM

oleh -6768 Dilihat
Wawali Kupang Buka Festival Budaya di Penkase Oeleta. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, membuka Event Budaya Kelurahan Penkase-Oeleta yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung meriah di Lapangan Sambura, Kelurahan Penkase-Oeleta, Kecamatan Alak, Rabu (6/8/2025).

Turut hadir dalam acara ini, Pdt. Lia Foes Lobo, S.Th., Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Josephina M.D. Gheta, ST., MM., Camat Alak Yulianus Willem Pally, Lurah Penkase-Oeleta Pether Nenohaifeto, Danramil dan Kapolsek Alak, serta Ketua LPM Kelurahan Penkase-Oeleta.

Ketua Panitia, Oktovianus Mau, dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini bertujuan melestarikan adat dan budaya lokal, memperkuat rasa nasionalisme, serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap kearifan budaya di lingkungannya.

Event yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Agustus 2025, menampilkan beragam agenda seperti festival budaya, pameran UMKM, dan perlombaan rakyat yang memeriahkan suasana peringatan kemerdekaan.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kupang mengapresiasi peran panitia dan antusiasme warga dalam menyukseskan acara ini.

“Ini bukti bahwa semangat kebangsaan dan kecintaan kita terhadap budaya masih menyala di tengah masyarakat. Budaya lokal kita hidup dan terus tumbuh,” ujarnya.

Ia menekankan, event budaya semacam ini tidak hanya menjadi ruang ekspresi seni dan tradisi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat.

“UMKM adalah jantung ekonomi rakyat. Pemerintah Kota Kupang berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM agar semakin kuat dan percaya diri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Serena juga memaparkan kebijakan Pemkot Kupang terkait Dana Pengamanan Kesehatan Kegawatdaruratan sebesar Rp3 miliar per tahun, untuk memastikan layanan kesehatan darurat dapat diakses warga tanpa hambatan administrasi.

Ia turut menyinggung keberhasilan program Saboak Koepan (Sunday Market Buat Orang Kupang) yang dalam empat minggu pelaksanaannya telah melibatkan lebih dari 80 UMKM dan mencatat omzet lebih dari Rp1 miliar.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Teken Persetujuan Kerja Sama Bank NTT–Bank Jatim, Pastikan Modal Rp3 Triliun Terpenuhi

“Ini menjadi penggerak ekonomi lokal yang menjanjikan,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, Wakil Wali Kota mengajak masyarakat menjadikan event budaya ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan kepedulian terhadap budaya lokal.

“Mari rayakan kemerdekaan bukan hanya dengan lagu dan tari, tetapi juga dengan aksi nyata memberdayakan warga, melindungi yang lemah, dan menumbuhkan harapan akan masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Event Budaya Kelurahan Penkase-Oeleta diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga memberi manfaat ekonomi nyata bagi warga Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.