Wawali Kupang Sebut ASN Harus Hadir Bawa Solusi, Bukan Tambah Masalah Birokrasi

oleh -96 Dilihat
Wawali Kupang Didampingi Sekda Kota Kupang dan Kepala BKPPD Serahkan SK dan Pengambilan Sumpah serta Janji ASN. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang- Wakil Wali Kota Kupang Serena Cosgrova Francis menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat, bukan justru menambah persoalan dalam birokrasi.

Hal tersebut disampaikannya saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024 sekaligus mengambil sumpah PNS di lingkungan Pemerintah Kota Kupang, yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang pada Kamis (16/7/26).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Jeffry Edward Pelt, Kepala BKPPD Kota Kupang Abul Avensius, para staf ahli wali kota, asisten sekda, pimpinan perangkat daerah, serta jajaran ASN di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

Dalam sambutannya, Serena menegaskan bahwa pengangkatan sebagai PNS bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa setiap SK yang diterima bukan sekadar dokumen administratif, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara moral dan profesional.

“Ketika masyarakat datang membawa kesulitan, ASN harus hadir memberikan solusi, bukan menambah kerumitan. Masyarakat mungkin tidak mengenal nama kita, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana kita memperlakukan mereka,” tegasnya.

Serena juga menekankan bahwa menjadi ASN bukan sekadar memperoleh status, tetapi merupakan pilihan untuk mengabdikan diri sebagai pelayan publik. Ia mengingatkan seluruh ASN untuk berpegang pada prinsip “To Govern is To Serve” atau memerintah adalah melayani, yang menjadi filosofi Pemerintah Kota Kupang.

Sebanyak 94 orang resmi menerima SK Pengangkatan sebagai PNS Formasi Tahun 2024. Mereka terdiri dari 56 tenaga teknis, 20 tenaga kesehatan, serta 18 lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Lebih lanjut, Serena mengajak para PNS yang baru diangkat untuk terus menghidupkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, meningkatkan kompetensi, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika birokrasi.

BACA JUGA:  Menuju PON 2028, Lapangan Pacuan Kuda Omba Calo Disiapkan Jadi Ikon Sport Tourism NTT

Menurutnya, keberhasilan pembangunan birokrasi yang profesional, bersih, dan melayani tidak hanya ditentukan oleh pimpinan daerah, tetapi juga oleh seluruh ASN yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.

“Kami membutuhkan ASN yang mampu bergerak cepat, mampu menerjemahkan program pemerintah menjadi pelayanan nyata bagi masyarakat. Bangun budaya kolaborasi, bukan sekat antarbagian,” ujarnya.

Mengakhiri sambutannya, Serena mengajak seluruh PNS untuk menjaga integritas, memegang teguh sumpah jabatan, serta menjadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian yang tulus.

“Bekerjalah bukan hanya untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi untuk menghadirkan harapan bagi masyarakat. Karena pada akhirnya, kualitas birokrasi diukur dari manfaat yang dirasakan warga,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.