Wawali Serena Hadir di Sumba, Salurkan Bantuan Kemanusiaan dari ASN Kota Kupang

oleh -69 Dilihat
Wawali Kupang Serena Francis Antar Bantuan ke Sumba Barat Daya. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Waibakul-Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, hadir langsung di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Jumat (9/10/2026), untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp50 juta bagi masyarakat terdampak gempa bumi. Bantuan tersebut bersumber dari solidaritas Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang.

Bantuan diserahkan langsung kepada Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, di Kantor Bupati Sumba Barat Daya. Turut mendampingi Wawali Serena, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Kupang, Ivan L. Mila Meha.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan logistik, antara lain terpal, beras, air mineral, mi instan, dan selimut. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak warga yang terdampak bencana.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Kupang, kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Hari ini, kami hadir bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga membawa pesan bahwa saudara-saudara di Sumba tidak sendiri. Ada kepedulian dan solidaritas dari keluarga besar Nusa Tenggara Timur, khususnya masyarakat Kota Kupang,” ujar Serena.

Menurut Serena, gempa bumi tidak hanya menyebabkan kerusakan rumah dan bangunan, tetapi juga mengguncang rasa aman serta menghadirkan ketidakpastian bagi keluarga yang terdampak.

Karena itu, ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan kekuatan bagi warga untuk bangkit dan melewati masa sulit.

“Bantuan ini mungkin belum dapat menjawab seluruh kebutuhan masyarakat. Namun, kami berharap apa yang kami bawa hari ini dapat meringankan beban dan menguatkan hati saudara-saudara kita untuk bangkit kembali,” katanya.

Serena menegaskan, kepedulian terhadap korban bencana tidak boleh berhenti pada doa dan ungkapan simpati. Kepedulian harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Ajak ASN Jaga Semangat Gotong Royong dalam Halal Bihalal 1446H/2025M

Ia menambahkan, kehadiran Pemerintah Kota Kupang di Sumba Barat Daya merupakan bentuk persaudaraan antardaerah yang melampaui batas geografis. Menurutnya, masyarakat Kota Kupang dan Sumba merupakan bagian dari keluarga besar Nusa Tenggara Timur yang harus saling mendukung ketika menghadapi kesulitan.

“Ketika saudara kita mengalami kesulitan, yang dibutuhkan bukan hanya doa dan kata-kata penghiburan, tetapi juga kehadiran dan uluran tangan,” tegasnya.

Serena juga mengajak pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh elemen kemanusiaan untuk terus bergandengan tangan dalam penanganan dampak bencana serta mendukung proses pemulihan warga terdampak.

“Ukuran persaudaraan bukanlah seberapa dekat kita tinggal, melainkan seberapa cepat kita hadir ketika saudara kita membutuhkan pertolongan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Wakil Wali Kota Kupang yang hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa.

Ia juga mengapresiasi seluruh ASN Pemerintah Kota Kupang yang telah menunjukkan kepedulian melalui sumbangan solidaritas. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi penguat bagi masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Ratu memastikan bantuan yang diterima akan segera didistribusikan kepada warga terdampak agar dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Berdasarkan laporan BPBD NTT hingga 6 Oktober 2026, gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026 berdampak pada 299 rumah dan sejumlah fasilitas umum serta menyebabkan satu orang mengalami luka-luka.

Penyerahan bantuan ini menjadi wujud solidaritas ASN dan masyarakat Kota Kupang dalam mendukung warga Sumba Barat Daya menghadapi dampak gempa bumi dan menjalani proses pemulihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.