Yonhanud 32 Pasgat Turun Tangan Bantu Korban Gempa Flores, Evakuasi dan Logistik Dikebut

oleh -94 Dilihat
Yonhanud 32 Pasgat Turun Tangan Bantu Penanganan Gempa Bumi di Pulau Flores pada Senin, 17 Agustus 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Batalyon Pertahanan Udara (Yonhanud) 32 Pasgat bergerak cepat membantu penanganan bencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026).

Gerak cepat tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap operasi penanggulangan bencana sekaligus memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan dan bantuan kemanusiaan secara cepat.

Komandan Batalyon Hanud 32 Pasgat, Letkol Pas Tunggul Dwi Asmoro, turun langsung ke lokasi bencana untuk memimpin dan mengoordinasikan pelaksanaan evakuasi serta pendistribusian bantuan bagi warga terdampak.

Dalam operasi kemanusiaan tersebut, prajurit Yonhanud 32 Pasgat bahu-membahu bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, Polri, serta unsur pemerintah daerah setempat.

Fokus utama penanganan meliputi evakuasi dan penyelamatan warga, distribusi bantuan logistik, serta pemulihan infrastruktur darurat yang terdampak bencana.

Sejumlah wilayah menjadi sasaran penanganan, antara lain Kabupaten Nagekeo, Ende, dan Manggarai Timur. Selain itu, dukungan juga dikoordinasikan untuk sejumlah lokasi lainnya, termasuk Bajawa dan Maumere.

Kehadiran prajurit Yonhanud 32 Pasgat di lapangan diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi, memperlancar penyaluran kebutuhan dasar, serta membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat pascagempa.

Kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam penanganan bencana tersebut. Sinergi antara TNI, BNPB, BPBD, Basarnas, Polri, dan pemerintah daerah terus diperkuat agar setiap kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.

Dengan pengerahan personel dan koordinasi langsung di lapangan, Yonhanud 32 Pasgat menegaskan komitmennya untuk hadir membantu masyarakat Flores dalam menghadapi dampak bencana gempa bumi. ***

BACA JUGA:  Penuh Nuansa Budaya, Wali Kota Kupang Hadiri Ibadah Syukur Ma’Somba Tedong dan Ma’Pabendan Bate di Gereja Toraja Jemaat Kupang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.