Gubernur Melki Sebut Pejabat Tinggi Pratama Sebagai “Jenderal Lapangan” Pembangunan di NTT

oleh -570 Dilihat
Acara Pelantikan dan Pengukuhan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi NTT di Aula El Tari pada Senin, 16 Maret 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama merupakan “jenderal lapangan” dalam menjalankan pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat melantik, mengambil sumpah jabatan, serta mengukuhkan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT yang berlangsung di Aula El Tari pada Senin (16/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi NTT Flori Rita Wuisan, unsur Forkopimda, para Asisten Sekda dan Staf Ahli, pimpinan perangkat daerah, rohaniwan, saksi, serta perwakilan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki Laka Lena menegaskan bahwa pelantikan dan pengukuhan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan serta meningkatkan kinerja birokrasi agar pembangunan di NTT berjalan lebih efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang dilantik untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta mampu menerjemahkan visi dan misi pembangunan daerah melalui berbagai program prioritas pemerintah.

“Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama adalah jenderal lapangan dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah serta menjalankan tujuh pilar pembangunan NTT. Karena itu, saya meminta agar program-program strategis seperti penguatan ekonomi lokal melalui OVOP, pengembangan pasar produk daerah melalui NTT Mart, serta Gerakan Beli NTT didorong dan dilaksanakan secara lebih maksimal,” tegas Melki.

Selain itu, gubernur juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja aparatur dalam mendukung pembangunan daerah, sekaligus memperkuat komunikasi publik agar masyarakat dapat mengetahui berbagai capaian pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan pemberhentian dan pengangkatan terhadap 23 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta melakukan pengukuhan terhadap 12 pejabat lainnya yang tetap melanjutkan tugas pada jabatan yang sama.

BACA JUGA:  Roadshow PKK Kota Kupang 2025 Dorong Remaja Tangguh, Sehat Fisik dan Mental, Bebas dari Kekerasan

Pelantikan dan pengukuhan ini diharapkan dapat semakin memperkuat kinerja birokrasi Pemerintah Provinsi NTT dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Berikut nama-nama pejabat yang dimutasi

  1. Dr. Yusuf Leri Rupidara: Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi NTT
  2. Linus Lusi: Kadis Kopersi UKM Provinsi NTT.
  3. Yohanes Oktavianus: Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi NTT.
  4. Ruth Diana Laiskodat Kadis Kesehatan dan Dukcapil Provinsi NTT.
  5. Henderina Laiskodat: Staf Ahli Gubernur Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi NTT.
  6. Alexon Lumba: Asisten Pembangunan dan Kesejahteraan Sekda Provinsi NTT.
  7. Dr. Alfonsus Theodorus: Kadis Pemuda dan Olahraga Provinsi NTT
  8. Silvi Pekujawang: Kadis Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu Provinsi NTT.
  9. dr. Iin Adriani: Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi NTT.
  10. Kanisius Mau: Kepala Badan Kepegawaian Provinsi NTT.
  11. Noldu Pelokila: Kaban Kesbangpol Provinsi NTT.
  12. Yosef Rasi: Kadis Nakertrans Provinsi NTT
  13. Doris Rihi: Kadis Pariwisata Provinsi NTT.
  14. Frederik Koenunu: Kadis Perhubungan Provinsi NTT.
  15. Sulastri Rasyid: Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT.
  16. Pricilia Parera: Kadis Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT.
  17. Viktor Manek: Kadis ESDM Provinsi NTT.
  18. Adi Mandala: Kadis Kominfo Provinsi NTT.
  19. Rossy Maria Hedwina: Kadis Sosial Provinsi NTT.
  20. Mahadin Sibarani: Kalak BPBD Provinsi NTT.
  21. Alex Koro: Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi NTT.
  22. Jose Selestino Naemuti: Karo PBJ Provinsi NTT.
  23. Adelino Soares: Karo Organisasi Provinsi NTT.

Pejabat Dikukuhkan

  • Zet Sony Libing: Kadis Perindustrian Provinsi NTT.
  • Maxi Nenabu: Kepala Badan Perbatasan Provinsi NTT.
  • Ambrosius Kodo: Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT.
  • Petrus Seran Tahuk: Staf Ahli Gubernur.
  • Benyamin Nahak: Kadis PUPR Provinsi NTT.
  • Joas Bily Umbu Wanda: Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTT.
  • Benhard Menoh: Kepala Badan Keuangan Provinsi NTT.
  • Alfons Watu Raka: Sekretaris DPRD NTT.
  • Andus Johan: Kasat Pol PP Provinsi NTT.
  • Agustinus R. Sigasare: Karo Umum Provinsi NTT.
  • Selvi Nange: Karo Perekonimian dan Administrasi Pembangunan Provinsi NTT.
  • dr. Stef Soka: Direktur RSUD Prof. W.Z Johannes Kupang. ***
BACA JUGA:  Gubernur NTT Ajak ASN Sukseskan HUT ke-80 RI: Aktif di Lapangan dan Sosialisasi ke Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.