100 Pebalap Bakal Lintasi Tiga Pulau dan Dua PLBN di Ajang Tour de EnTeTe 2025

oleh -897 Dilihat
Menpora dan Gubernur NTT Pose Bersama Usai Acara Peluncuran Ajang Tour de EnTeTe 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Jakarta-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo bersama Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi meluncurkan ajang balap sepeda jalan raya internasional bertajuk Tour de EnTeTe 2025. Peluncuran berlangsung meriah di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta pada Sabtu (5/7/2025).

Hadir dalam peluncuran ini Wakil Ketua Pelaksana Harian PB Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Jadi Rajagukguk, serta Sekretaris Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata, S. Utari Widyastuti.

Sebagai simbol dimulainya event ini, Menpora Dito menyerahkan helm balap secara langsung kepada Jadi Rajagukguk, menandai pembukaan resmi Tour de EnTeTe 2025.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa ide penyelenggaraan Tour de EnTeTe lahir dari dialog bersama para bupati/wali kota se-NTT dan Kementerian Pariwisata pada Maret 2025 lalu. Dari diskusi itu muncul gagasan menjadikan olahraga sebagai medium inovatif untuk mendorong pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“NTT memiliki banyak destinasi wisata yang luar biasa dan penuh potensi. Dengan Tour de EnTeTe, kami ingin menggabungkan keindahan alam dan kekayaan budaya NTT dengan semangat olahraga. Ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi tentang merayakan NTT dan memperkenalkannya ke panggung dunia,” ujar Gubernur Melki.

Ia menambahkan, event ini merupakan kerja kolaboratif antara Pemprov NTT, sektor swasta, dan pelaku industri olahraga, terutama Jelajah Sport, dalam mempromosikan sport tourism yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Diikuti 100 Pebalap, Lintasi Tiga Pulau dan Dua PLBN

Tour de EnTeTe akan digelar pada 10–21 September 2025 dan diikuti lebih dari 100 pembalap profesional dari dalam dan luar negeri. Mereka akan tergabung dalam 20 tim, dengan rincian 6 tim dari Indonesia dan 14 tim dari luar negeri.

Sejumlah negara telah menyatakan ketertarikan untuk berpartisipasi, seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Vietnam, Laos, Kamboja, Australia, Selandia Baru, Tiongkok, Jepang, Hong Kong, dan Taiwan. Klub-klub dari Uni Emirat Arab dan Eropa juga siap ambil bagian.

Balapan akan menempuh 10 etape yang membentang di tiga pulau utama di NTT, yakni Timor, Sumba, dan Flores. Dimulai dari Kota Kupang dan berakhir di Labuan Bajo, ajang ini akan melewati rute-rute eksotis termasuk dua Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yaitu Wini (Kab. TTU) dan Motaain (Kab. Belu).

Etape Tour de EnTeTe 2025:

  1. Kota Kupang – Kefamenanu
  2. Kefamenanu – Atambua (via Wini & Motaain)
  3. Atambua – SoE
  4. Tanarara – Waingapu (loop)
  5. Waingapu – Waibakul – Waikabubak – Tambolaka
  6. Larantuka – Maumere
  7. Maumere – Ende
  8. Ende – Bajawa
  9. Bajawa – Ruteng
  10. Ruteng – Labuan Bajo

Lima Kategori Perlombaan dan Dampak Ekonomi Lokal

Setiap harinya, pembalap akan bersaing dalam lima kategori:

  • Stage Winner (Pemenang Etape)
  • Sprint Point (Lomba Kecepatan)
  • Kom Point (Tanjakan)
  • Indonesia Rider
  • ASEAN Rider

Juara umum akan diumumkan pada akhir etape di Labuan Bajo. Gubernur Melki optimistis event ini membawa efek domino positif untuk pariwisata dan ekonomi lokal.

“Tiga pulau utama NTT memiliki lanskap yang unik. Perjalanan panjang ini akan mendorong pergerakan ekonomi lokal dan menciptakan pertumbuhan pariwisata yang lebih merata dan inklusif,” jelas Melki.

Daya Tarik Unik Tour de EnTeTe

Tour de EnTeTe akan menjadi balap sepeda profesional dengan durasi terpanjang di Indonesia, berlangsung selama 10 hari dan satu-satunya yang melintasi tiga pulau besar. Balapan ini juga menampilkan keunikan budaya NTT, seperti rumah adat, kain tenun, dan pemandangan alam yang spektakuler.

BACA JUGA:  Wali Kota Terpilih Jajaki Peluang Kerjasama dengan Konsulat Jenderal RRT untuk Kemajuan Kota Kupang

Event ini juga diharapkan dapat mendorong perhatian nasional terhadap infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah-wilayah pelosok NTT.

Komitmen dari Jelajah Sport dan PB ISSI

Direktur Jelajah Sport sekaligus Direktur Event Tour de EnTeTe, Jannes Eudes Wawa menyatakan keseriusannya menggarap event ini dengan standar internasional.

“Ini bukan hanya ajang balap sepeda, tapi komitmen untuk mengangkat potensi wisata dan ekonomi daerah. Kami siap menyukseskan Tour de EnTeTe sebagai event internasional yang aman dan berdampak,” ujarnya.

Race Director sekaligus Kepala Pelatih Timnas Balap Sepeda Indonesia, Dadang Haries Poernomo, menyebut event ini sebagai momentum penting untuk olahraga Indonesia.

“Jika diselenggarakan secara konsisten tiap tahun, Tour de EnTeTe berpeluang menjadi Tour de France-nya Indonesia. Ini momen kita memperkuat posisi Indonesia di peta balap sepeda dunia,” tegasnya.


Tour de EnTeTe 2025 bukan sekadar balapan, tetapi sebuah perayaan terhadap keindahan dan kekayaan budaya Flobamora yang kini siap dilihat dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.