Gubernur Melki Laka Lena Serahkan SK Purnabakti dan CPNS 2024: Ajak ASN Bangun NTT dengan Hati

oleh -2095 Dilihat
Gubernur Didampingi Wagub dan Kepala BKD NTT Serahkan SK Purnabakti dan CPNS 2024 di GOR Oepoi Kota Kupang. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, memimpin langsung upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) Purnabakti bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan SK pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024. Acara yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Oepoi, Kota Kupang pada Kamis (12/6/2025), ini menjadi momentum penting dalam perjalanan birokrasi Pemerintah Provinsi NTT.

Dalam upacara tersebut, Gubernur Melki menyerahkan SK Purnabakti secara simbolis kepada 50 dari total 258 ASN yang memasuki masa pensiun. Ia juga menyambut 1.380 CPNS baru yang resmi diangkat setelah melalui proses seleksi ketat dan transparan.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT dalam laporannya menyebutkan bahwa formasi CPNS 2024 sebanyak 1.391 orang, terdiri dari 1.337 tenaga teknis dan 18 tenaga kesehatan. Namun, 14 orang mengundurkan diri, sehingga hanya 1.380 CPNS yang menerima SK. Ia juga mengungkapkan bahwa formasi dokter spesialis (55 orang) dan guru (115 orang) tidak terisi karena minimnya pelamar.

“Dari total 17.704 peserta seleksi, hanya 1.380 yang lolos. Ini menunjukkan bahwa seleksi dilakukan secara ketat, transparan, dan akuntabel,” ujar Kepala BKD.

Dalam amanatnya, Gubernur Melki mengucapkan selamat Hari Raya Iduladha 1446 H dan Hari Pentakosta kepada umat Muslim dan Kristiani di NTT. Ia menyebut kedua hari raya itu sebagai simbol pengorbanan, kasih, dan pembaruan—nilai-nilai yang seharusnya tercermin dalam pelayanan ASN kepada masyarakat.

Kepada para CPNS, Gubernur menegaskan bahwa masa pengangkatan bukan akhir, melainkan awal dari pengabdian sebagai abdi negara. “SK ini baru 80 persen. Masih ada 20 persen perjuangan melalui kerja nyata, disiplin, dan adaptasi. Gunakan masa percobaan ini untuk membuktikan bahwa kalian layak menjadi ASN seutuhnya,” tegasnya.

BACA JUGA:  Gubernur NTT Ajak Lulusan UNWIRA Siap Hadapi “Kampus Kehidupan”

Ia menyoroti pentingnya integritas, kolaborasi, dan inovasi dalam menjawab tantangan birokrasi, termasuk tingginya beban belanja pegawai yang telah menyerap hingga 50 persen dari total APBD NTT. Ia menargetkan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp2,8 triliun pada tahun 2026.

“Ini hanya bisa tercapai jika ASN bekerja sungguh-sungguh. Kita butuh ASN yang hadir bukan hanya untuk absen, tapi benar-benar berdampak,” ujar Gubernur Melki.

Ia pun menginstruksikan agar BKD, BPSDM, dan biro organisasi bekerja memastikan penempatan ASN yang merata, sesuai kebutuhan riil, dan berkeadilan.

Kepada para ASN purnabakti, Gubernur menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya. Ia mendorong mereka untuk terus berkontribusi bagi masyarakat melalui berbagai cara, termasuk menjadi pelaku usaha atau mentor sosial.

“Masa pensiun bukan akhir. Justru menjadi awal dari kontribusi baru yang mungkin lebih bebas, lebih luas. Jadilah penggerak ekonomi dan sosial dengan bekal pengalaman yang panjang,” ajaknya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Melki mengajak seluruh peserta menundukkan kepala dalam doa mengenang Sekda Kabupaten Nagakeo, Lukas, yang wafat sehari sebelumnya.

Dengan penuh semangat, Gubernur Melki menutup arahannya dengan ajakan kuat: “Mari kita buktikan bahwa ASN NTT adalah ASN yang berkinerja tinggi, dengan semangat: Ayo Bangun NTT!” serunya, disambut tepuk tangan meriah seluruh peserta. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.