Kembali ke Almamater, Wawali Kupang Serukan Sekolah Ramah Anak dan Bebas Bullying

oleh -4103 Dilihat
Wawali Kupang Didampingi Kepsek SMA Negeri 3 Kupang di Kegiatan Sharing Session dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Tahun Pelajaran 2025/2026 bagi Peserta Didik Baru. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis menghadiri kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 3 Kupang, Rabu (16/7/2025). Acara yang diikuti oleh 432 siswa baru ini menjadi momen istimewa bagi Serena yang merupakan alumni sekolah tersebut. Ia memaknai kehadirannya sebagai kesempatan untuk mengenang masa-masa indah saat menempuh pendidikan di salah satu SMA unggulan di Kota Kupang.

Dalam sesi wawancara bersama awak media, Serena menyampaikan pesan tegas untuk menjauhi praktik perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa bullying dapat memberikan dampak serius bagi kesehatan mental siswa dan bahkan dapat mendorong korban melakukan tindakan ekstrem seperti bunuh diri.

“Bullying bukan hal sepele. Dampaknya bisa sangat panjang, bisa menghancurkan semangat belajar dan kepercayaan diri siswa. Karena itu, setiap bentuk perundungan harus segera dilaporkan kepada guru atau orang tua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Serena menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Kupang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, terus berkomitmen untuk menangani isu bullying secara serius. Sosialisasi rutin terkait kesehatan mental, pengelolaan stres, dan perlindungan terhadap siswa terus digencarkan di berbagai sekolah.

Dalam pelaksanaan MPLS tahun ini, pihak sekolah juga bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memberikan edukasi tentang kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan anak. Langkah ini dilakukan demi menciptakan lingkungan sekolah yang ramah, aman, dan inklusif bagi seluruh siswa.

Sementara itu, Ketua Panitia MPLS dari unsur siswa, Reynard Aurelius Sihite, menjelaskan bahwa selama empat hari pelaksanaan MPLS, siswa baru akan dibekali dengan pemahaman mengenai tata tertib sekolah, penggunaan seragam yang benar, pengenalan fasilitas, serta penanaman tujuh kebiasaan anak Indonesia. Selain itu, materi kedisiplinan dan pembentukan karakter juga diberikan oleh para anggota OSIS.

BACA JUGA:  Kejati NTT Terima Kembali Berkas Perkara Eks Kapolres Ngada dan Tersangka Fani Sedang Dalam Proses Penelitian

Kegiatan MPLS SMAN 3 Kupang tahun 2025 diharapkan mampu menjadi titik awal penanaman nilai-nilai positif dan membangun semangat belajar yang sehat bagi seluruh peserta didik baru. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.