Sambangi Bank NTT Larantuka, Wagub Johni Dorong Relaksasi Kredit untuk Pengungsi Lewotobi

oleh -3085 Dilihat
Wagub NTT Pose Bersama Pimpinan Bank NTT Cabang Larantuka. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Larantuka-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanis “Johni” Asadoma, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bank NTT Cabang Larantuka, Kabupaten Flores Timur, sebagai bagian dari rangkaian kunjungannya ke wilayah terdampak erupsi Gunung Lewotobi pada Selasa (15/7/2025).

Setibanya di lokasi, Wagub Johni disambut oleh Kepala Cabang Bank NTT Larantuka, Patrisius Amahu, bersama para pegawai Bank NTT. Dalam kunjungan tersebut, Wagub Johni meninjau langsung pelayanan perbankan dan berdialog bersama jajaran manajemen terkait persoalan kredit dan ekonomi masyarakat, khususnya yang disuarakan oleh para pengungsi korban bencana.

“Kunjungan saya ini selain meninjau pelayanan perbankan, saya juga menyampaikan aspirasi serta keluhan yang disampaikan para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi saat saya kunjungi posko-posko kemarin. Banyak yang menyampaikan kesulitan ekonomi dan beban tunggakan kredit,” ujar Wagub Johni.

Menanggapi hal tersebut, Wagub Johni mempertanyakan kebijakan keringanan kredit yang bisa diberikan oleh Bank NTT kepada masyarakat terdampak, mengingat kondisi yang mereka alami masuk dalam kategori force majeure.

“Bagaimana dari pihak Bank NTT? Apakah ada kebijakan atau relaksasi khusus yang bisa diberikan kepada nasabah yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana erupsi ini?” tanyanya kepada Kepala Cabang Bank NTT Larantuka.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Patrisius Amahu menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan sejumlah keringanan kepada nasabah terdampak. Di antaranya adalah relaksasi pembayaran pokok dan bunga pinjaman.

“Berkaitan dengan nasabah yang terkena dampak erupsi, kami sudah miliki datanya. Mereka telah kami berikan relaksasi dan penundaan pembayaran pokok dan bunga pinjaman sampai kondisi memungkinkan. Jika ada kredit yang macet, kami akan koordinasikan dengan kantor pusat dan juga melaporkan ke OJK untuk langkah lebih lanjut,” jelas Patrisius.

Pada kesempatan itu, Wagub Johni juga menyampaikan harapan agar Bank NTT terus memberikan pelayanan terbaik dan meningkatkan daya saing lewat inovasi berbasis teknologi.

“Memasuki usia ke-63, saya berpesan agar Bank NTT terus meningkatkan kualitas pelayanan. Di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat, Bank NTT harus tampil inovatif dan terus membangun kepercayaan masyarakat. Saya juga berharap Bank NTT hadir lebih kuat dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat dan pembangunan daerah,” pungkasnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk perhatian serius Pemerintah Provinsi NTT terhadap pemulihan pascabencana, serta penguatan lembaga keuangan daerah agar semakin berpihak pada rakyat kecil di masa sulit. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.