Kupang Bercahaya Berkat Semangat Kolaborasi, Bukan Karena Obor di Balai Kota

oleh -2646 Dilihat
Wali Kota Kupang Jadi Inspektur Upacara HUT ke-80 RI Didampingi Ketua DPRD Kota Kupang. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menggelar Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang pada Minggu (17/8/2025). Upacara berlangsung khidmat dengan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Kupang Serena C. Francis, pimpinan dan anggota DPRD Kota Kupang, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, para mantan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, para veteran, tokoh masyarakat, ASN dan PTT lingkup Pemkot Kupang, camat, lurah, hingga siswa-siswi SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang.

Dalam amanatnya, Wali Kota Christian Widodo menyampaikan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dan mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).

“Menjadi Paskibraka bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal mental dan karakter. Setiap langkah kalian adalah simbol kebersamaan dan solidaritas. Itulah semangat Indonesia,” ujarnya.

Wali Kota juga mengingatkan tantangan zaman yang kini lebih banyak datang dari dalam negeri, seperti kemiskinan, pengangguran, dan ketidakadilan. “Tanpa harapan, kita sebenarnya sudah mati,” tegasnya.

Capaian 100 Hari Pemerintahan

Dalam momentum tersebut, Wali Kota Christian juga memaparkan capaian 100 hari pertama pemerintahannya. Di bidang kesehatan, Pemkot Kupang mengalokasikan dana darurat Rp3 miliar agar pelayanan di IGD tidak terhambat administrasi. “Tidak boleh ada nyawa yang hilang hanya karena urusan administrasi,” katanya.

Di bidang kebersihan, pemerintah memberi insentif bagi petugas hingga akhir pekan dan mengadakan Lomba Kebersihan Antarkelurahan dengan hadiah pembangunan infrastruktur senilai Rp300 juta–Rp1 miliar, selain dukungan hadiah tunai dari komunitas Beta Bersih dan Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara di sektor ekonomi, kegiatan “Saboak Koepan” atau Sunday Market di Taman Nostalgia kini mencatat perputaran uang Rp300 juta setiap akhir pekan. Pemkot juga telah membantu legalitas 669 UMKM agar lebih mudah mengakses dukungan dari pemerintah pusat maupun lembaga lainnya.

Di bidang sosial, selain penyaluran bantuan beras bagi puluhan ribu keluarga, Pemkot Kupang juga menyediakan liang lahat gratis bagi warga kurang mampu. “Kalau dulu harus bayar 2 sampai 3 juta, sekarang keluarga bisa dibantu pemerintah kota,” jelasnya.

Semangat Kolaborasi

Menutup sambutannya, Wali Kota Christian menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, sembari mengutip Bung Hatta. “Kota Kupang hari ini bukan bercahaya karena obor di kantor Wali Kota, tetapi karena lilin-lilin kecil yang menyala di dinas, kelurahan, RW, RT, dan rumah-rumah warga. Sendirian kita hanya setetes air, tapi bersama-sama kita satu samudra luas,” pungkasnya.

Upacara HUT ke-80 RI di Kota Kupang berjalan lancar dan penuh semangat kebangsaan. Rangkaian acara ditutup dengan penyerahan Satya Lencana bagi ASN Pemkot Kupang, serta pemberian hadiah lomba kebersihan antarkelurahan dan berbagai lomba lainnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.