“Wali Kota Kupang Tutup Event Budaya di Nefonaek: Malam Ini Saya Benar-Benar Pulang ke Rumah Sendiri”

oleh -1716 Dilihat
Wali Kota Kupang Hadiri Acara Penutupan Festival Budaya di Kelurahan Nefonaek. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menutup rangkaian Gebyar Kemerdekaan dan Event Budaya di Kelurahan Nefonaek pada Senin (18/8/2025) malam. Dalam sambutannya, Wali Kota menyapa masyarakat dengan penuh kehangatan dan menyebut kehadirannya di Nefonaek bukan sebagai tamu, melainkan pulang ke rumah sendiri.

“Bapak Ibu sekalian, saya senang sekali bisa hadir di sini malam ini, karena ini sebenarnya bukan pergi ke kelurahan lain. Ini saya pulang ke rumah sendiri. Nefonaek ini tempat saya bertumbuh, dari kecil sampai besar, sekolah, saya tinggalnya masih di sini. Jadi malam ini saya benar-benar merasa pulang ke rumah,” ungkapnya, disambut tepuk tangan meriah warga.

Christian menegaskan, meski ada 51 kelurahan di Kota Kupang yang menggelar perayaan serupa, ia memastikan tetap hadir di Nefonaek sebagai bentuk cinta dan kerinduan terhadap kampung masa kecilnya.

Malam itu, Wali Kota hadir bersama sang istri yang juga Ketua TP PKK Kota Kupang, dr. Widia Cahya. Kehadiran keduanya menambah semarak penutupan kegiatan yang telah berlangsung selama sepekan. Turut hadir pula perwakilan Forkopimda Kota Kupang, Camat Kota Lama, para lurah se-Kecamatan Kota Lama, Ketua Karang Taruna Kota Kupang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran RT dan RW Kelurahan Nefonaek.

Dalam kesempatan itu, Christian memuji kerja keras Lurah Nefonaek bersama perangkat kelurahan, RT/RW, tokoh masyarakat, dan Karang Taruna yang sukses menyelenggarakan event budaya dengan meriah sekaligus mendukung program pemerintah kota. Ia menekankan, kegiatan budaya bukan sekadar hiburan, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ketika budaya kita dipadukan dengan agama dan nasionalisme, maka lahir juga geliat ekonomi. UMKM bisa berjualan, ada uang berputar, masyarakat pun ikut sejahtera,” jelasnya sambil mencontohkan suksesnya Pawai Paskah yang mampu memutar ekonomi hingga miliaran rupiah hanya dalam satu malam.

BACA JUGA:  Fokus di DPP Golkar, Melki Laka Lena Serahkan Kepemimpinan Golkar NTT ke Alain Niti Susanto

Christian juga menyinggung inovasi Pemkot Kupang, salah satunya lomba kebersihan antar kelurahan yang kini menjadi jalur distribusi bantuan infrastruktur. Kelurahan Nefonaek sebagai juara pertama berhak memperoleh program pembangunan senilai Rp 1 miliar, selain dana pemberdayaan masyarakat Rp 65 juta.

“Kalau dulu musrembang sering jadi ajang tarik-menarik, sekarang kita buat kompetisi sehat. Yang paling bersih, yang paling kreatif, dialah yang dapat. Dengan begitu pembangunan terasa adil dan langsung menyentuh masyarakat,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Christian mengutip pesan Bung Hatta bahwa cahaya Indonesia tidak datang dari obor besar di ibu kota, melainkan dari lilin-lilin kecil di desa dan kampung. “Kalau Kota Kupang hari ini bercahaya, itu bukan karena obor di kantor wali kota. Tapi karena lilin-lilin kecil yang dinyalakan di kelurahan, di RT, di RW, dan di keluarga-keluarga. Dan malam ini lilin itu menyala terang di Nefonaek,” pungkasnya.

Sementara itu, Lurah Nefonaek, Josephina N. Ungirwalu, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya Gebyar Kemerdekaan dan Event Budaya yang berlangsung sejak 12–18 Agustus 2025. Menurutnya, kegiatan ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak PAUD hingga lansia, melalui berbagai perlombaan dan pawai karnaval.

“Dengan keberagaman suku dan agama yang ada, warga Nefonaek tetap satu keluarga besar yang kuat. Semangat kebersamaan inilah yang mengantarkan Nefonaek meraih prestasi, termasuk juara pertama lomba kebersihan tingkat kota,” ungkap Josephina.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses panjang sejak 2022 hingga akhirnya pada 2025 Nefonaek mampu meraih juara utama. “Ini bukan hasil instan, melainkan proses penuh kerja keras. Kami percaya Tuhan terus memberkati Kelurahan Nefonaek dan Kota Kupang,” tutupnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.