Piala Gubernur NTT: 103 Atlet dari 13 Kabupaten/Kota dan Kalsel Adu Prestasi di Alor

oleh -1735 Dilihat
Wagub NTT Pose Bersama Pengurus dan Panitia Tournament Piala Gubernur NTT 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kalabahi-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menghadiri dan membuka secara resmi Open Tournament Tinju Piala Gubernur NTT serta Festival Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang digelar di Lapangan Mini Kalabahi, Kabupaten Alor pada Kamis (18/9/2025) malam.

Turut hadir Wakil Bupati Alor, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, unsur Forkopimda Alor, Ketua Pertina NTT, serta pimpinan perangkat daerah Kabupaten Alor.

Ketua Panitia, Karel Muskanan, dalam laporannya menyebutkan turnamen tinju ini diikuti 103 atlet terdiri atas 79 atlet putra dan 24 atlet putri yang berasal dari 13 kabupaten/kota di NTT serta satu kontingen dari Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan berlangsung pada 18-21 September 2025 dengan total hadiah Rp 200 juta.

Dalam sambutannya, Wagub Johni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen tinju dan festival IKM.

“Terima kasih kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Alor, dan seluruh masyarakat yang telah memberi dukungan serta menyambut hangat kehadiran kami dan peserta di tempat ini,” ujarnya.

Johni menegaskan olahraga tinju bukan hanya soal fisik dan keterampilan, tetapi juga pembentukan disiplin, mental tangguh, dan sportivitas.

“Di atas ring setiap atlet ditantang menunjukkan kemampuan terbaiknya, namun juga menghormati lawan dan menjunjung tinggi fair play,” katanya.

Ia menambahkan NTT memiliki sejarah panjang dan prestasi membanggakan di cabang olahraga tinju.

“Banyak atlet NTT telah mengharumkan nama daerah melalui tinju. Bahkan saya sendiri pernah membuktikannya sebagai atlet tinju tingkat nasional hingga internasional,” ungkapnya.

Melalui turnamen ini, Johni berharap lahir atlet-atlet profesional baru untuk persiapan menuju PON XXII Tahun 2028 di mana NTT menjadi tuan rumah. Ia juga menekankan potensi Alor sebagai destinasi sport tourism.

“Turnamen ini bukan sekadar mencari juara, tetapi wadah mencetak atlet berprestasi. Ini juga memperkenalkan Alor sebagai destinasi wisata olahraga yang menjanjikan,” tambahnya.

Terkait Festival Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang berlangsung pada 18-19 September 2025, Wagub Johni berharap kegiatan tersebut mampu menggerakkan perekonomian lokal dan memperkenalkan produk-produk unggulan NTT.

“Festival IKM diharapkan memberi dampak positif bagi UMKM melalui program OVOP dan Gerakan Beli NTT,” jelasnya.

Usai sambutan, Wagub Johni memukul gong sebagai tanda pembukaan resmi dan menyerahkan piala bergilir kepada Wakil Bupati Alor untuk diperebutkan para atlet tinju.

BACA JUGA:  KORPRI Gelar Webinar Seri ke-97: Dorong Meritokrasi sebagai Sistem Pengelolaan Karir ASN

Wakil Bupati Alor, Rocky menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTT atas penyelenggaraan turnamen tinju dan festival IKM di Alor.

“Kegiatan ini tentu saja menggerakkan perekonomian dan memperkenalkan Kabupaten Alor kepada masyarakat luas,” ucapnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.