Tour De EnTeTe 2025 Tinggalkan Jejak Ekonomi dan Promosi Pariwisata NTT

oleh -736 Dilihat
Gubernur dan Wagub NTT. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Labuan Bajo-Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi menutup perhelatan balap sepeda internasional Tour De EnTeTe 2025 di Labuan Bajo, Minggu (21/9/2025) malam. Meski telah usai, gaung event sport tourism ini masih hangat diperbincangkan masyarakat NTT.

Sejak Flag-Off perdana di Halaman Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT pada Rabu (10/9/2025), peloton Tour De EnTeTe melintasi jalur-jalur eksotis sekaligus menantang di tiga pulau besar NTT – Timor, Sumba, dan Flores. Bagi para pembalap, panitia, dan masyarakat, rangkaian etape ini meninggalkan kesan mendalam.

Mesin Penggerak Ekonomi dan Pariwisata

Tour De EnTeTe bukan sekadar ajang balap sepeda yang diikuti atlet dalam dan luar negeri. Event ini dikemas sebagai ajang promosi pariwisata NTT ke mata dunia sekaligus pengungkit ekonomi masyarakat. Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Melki–Johni secara sengaja mendorong keterlibatan UMKM dan pelaku industri kreatif agar merasakan dampak positifnya.

Di balik jalannya lomba, denyut ekonomi masyarakat bergerak. Hotel dan penginapan terisi penuh, restoran kebanjiran pesanan, jasa transportasi darat–laut–udara meningkat, hingga UMKM menjajakan kopi lokal, kain tenun, dan kerajinan khas NTT. Pemuda daerah dilibatkan sebagai liaison officer (LO), komunitas lokal menjadi marshal, dan event organizer lokal ikut kebagian pekerjaan.

Cerita dari Para Relawan Muda

Cessy, pemuda asal Kupang yang menjadi LO, mengaku bangga terlibat langsung. “Pastinya Beta dapat pengalaman baru, skill baru bagaimana meng-handle event berskala internasional seperti ini. Sebagai anak muda NTT yang terlibat sebagai LO, beta bangga. Senang rasanya Pemprov NTT bisa bikin event besar seperti ini,” katanya.

Ia menambahkan, tingkat okupansi hotel melonjak drastis selama event. Bahkan di Bajawa dan Tambolaka terjadi kekurangan kamar. “Beta di bagian LO urus hotel untuk atlet balap. Memang okupansi hotelnya naik betul selama event itu kemarin,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kejati NTT dan Polri Bahas Strategi Penanganan TPPO dan Kolaborasi Lintas Sektor

Roland Dimu, pemuda Waikabubak yang menjadi marshal, juga mengungkapkan kebanggaannya. “Awalnya kami tidak tahu dunia marshal itu seperti apa. Tapi dengan arahan teman-teman kami bisa jalankan tugas dengan baik. Senang bisa kawal langsung para pembalap selama tiga etape di Pulau Sumba,” tuturnya.

Menurut Roland, Tour De EnTeTe membawa dampak besar bagi pariwisata Sumba. “Ini kan promosi gratis untuk Pulau Sumba. Kita tentunya senang sekali. Dengan kehadiran pembalap luar negeri ini mereka bisa lihat langsung keindahan alam di daerah kita,” katanya.

UMKM Ikut Kecipratan

Dampak positif juga dirasakan para pelaku UMKM. Wilfrida, perajin tenun asal Ende, senang karena produknya dibeli langsung pembalap dan tamu undangan. “Kami dapat stand UMKM di Lapangan Pancasila Ende. Tenun dan souvenir kami laris,” ujarnya.

Catatan Kemanusiaan

Di Etape Ketujuh yang berlangsung di Kota Ende (18/9/2025), seluruh hadiah yang diperoleh pembalap didonasikan untuk korban bencana alam di Mauponggo, Kabupaten Nagekeo. Matejj Drinovec (Australia) dan Deska Raya Adya (Indonesia) mengaku bangga dapat berbagi dengan masyarakat terdampak.

Dana dan Multiplier Effect

Pemerintah Provinsi NTT mengalokasikan Rp5 miliar melalui APBD Perubahan, ditambah CSR Bank NTT Rp5 miliar, serta sponsor swasta dan HIMBARA Rp3 miliar. Total dana Rp13 miliar ini diperkirakan menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp23,4 miliar dengan multiplier effect 1,8 kali. Uang tersebut langsung mengalir ke konsumsi lokal, transportasi, penginapan, dan perdagangan kecil.

Branding Pariwisata NTT

Tour De EnTeTe memperkuat branding pariwisata NTT. Pesona alam tiga pulau besar menjadi sorotan kamera internasional. Kopi lokal, kain tenun, hingga kuliner khas ikut terangkat pamornya. Dengan pertumbuhan ekonomi NTT triwulan II mencapai 5,44% (yoy), event ini diyakini mampu mendorong akselerasi pertumbuhan di triwulan III 2025.

BACA JUGA:  Ribuan Koperasi Merah Putih Telah Berdiri Kokoh di NTT

Harapan Masyarakat

Animo masyarakat NTT sangat tinggi menyambut perhelatan ini. Banyak yang berharap Tour De EnTeTe dijadikan agenda tahunan dengan cakupan peserta yang lebih luas.

Tour De EnTeTe 2025 bukan hanya lomba olahraga. Ia menjadi mesin penggerak ekonomi, wadah partisipasi masyarakat, dan media branding pariwisata NTT ke panggung dunia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.