Anggota DPRD PSI Ahmad Talib Ajak Warga Muslim Jaga dan Rawat Pemakaman Islam Batukadera

oleh -4662 Dilihat
Anggota DPRD Kota Kupang, Ahmad Talib. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Talib, mengajak umat Muslim untuk bersama-sama menjaga dan merawat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Islam Batukadera.

Ajakan ini disampaikan menyusul kondisi rumput di area pemakaman yang semakin tinggi akibat curah hujan yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Ahmad Talib mengatakan, pertumbuhan rumput yang tidak terkendali telah menutupi sejumlah makam dan mengganggu akses jalan di dalam area pemakaman. Kondisi tersebut dinilai perlu segera mendapat perhatian bersama.

“Saya melihat langsung di tempat pemakaman, rumput semakin tinggi sehingga menutupi makam-makam yang ada. Ini tentu menyulitkan masyarakat yang datang untuk berziarah,” ujar Ahmad Talib.

Menurutnya, pemakaman merupakan tempat yang harus dijaga dan dirawat dengan baik sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur dan keluarga yang telah meninggal dunia. Selain itu, perawatan pemakaman juga penting agar akses jalan di dalam area pemakaman mudah dilalui oleh peziarah.

“Kenapa saya mengajak melakukan pembersihan, karena menurut saya tempat pemakaman itu harus dirawat supaya jalan-jalan yang ada di pemakaman bisa dilalui dengan mudah oleh orang-orang yang datang berziarah,” jelasnya.

Ahmad Talib juga mengajak umat Muslim untuk memanfaatkan hari libur dengan melakukan kegiatan gotong royong membersihkan pemakaman. Ia menegaskan bahwa TPU Islam Batukadera merupakan tempat peristirahatan banyak orang tua, saudara, dan keluarga masyarakat Muslim di Kota Kupang.

“Kalau bisa di hari-hari libur, kita lakukan gotong royong bersama. Di pemakaman ini juga banyak orang tua kita, basodara, dan keluarga yang dimakamkan di sini,” katanya.
Selain itu, Ahmad Talib berharap Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Kupang dapat turut berperan aktif dengan mengajak umat Muslim untuk melakukan pembersihan pemakaman secara rutin.

BACA JUGA:  Ahli Toksikologi Sebut dr. Icha Tak Bersalah, Polisi Tetap Lanjutkan Penyelidikan

“Saya juga meminta kalau bisa MUI Kota Kupang mengajak umat Muslim, paling tidak satu bulan sekali kita bersama-sama melakukan pembersihan di tempat-tempat pemakaman yang ada di Kota Kupang,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.