Suarantt.id, Kupang-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, menyerukan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi NTT untuk terus bergerak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Seruan tersebut disampaikan Johni saat memberikan arahan dalam Apel Bersama ASN lingkup Pemerintah Provinsi NTT di Halaman Depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT pada Senin, 7 September 2026.
Dalam kesempatan itu, Johni menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN serta berbagai pihak yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana gempa di Flores.
Menurutnya, bantuan sekecil apa pun memiliki arti besar bagi masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana. Bantuan tersebut tidak hanya memenuhi kebutuhan korban, tetapi juga menjadi bukti bahwa masyarakat terdampak tidak menghadapi bencana seorang diri.
“Terima kasih kepada seluruh ASN yang telah ikut ambil bagian dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Flores. Sumbangan sekecil apa pun juga itu sangat bermakna. Itu memberikan kekuatan bagi mereka bahwa mereka tidak sendiri dalam situasi bencana ini,” ujar Johni.
Ia juga mengapresiasi solidaritas dari berbagai daerah di Indonesia yang turut mengirimkan bantuan untuk masyarakat NTT terdampak gempa.
Bantuan tersebut datang dari pemerintah daerah, komunitas, perusahaan hingga relawan. Johni secara khusus menyebut dukungan dari PT Freeport serta masyarakat Minang yang mengirimkan sekitar 3,6 ton rendang untuk dibagikan kepada masyarakat di sejumlah titik pengungsian.
“Ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang luar biasa dari saudara-saudara kita dari berbagai daerah untuk membantu masyarakat NTT yang terdampak bencana,” katanya.
Johni berharap masyarakat terdampak gempa Flores dapat segera bangkit, memulihkan kondisi dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
OPD Diminta Genjot PAD
Di tengah penanganan bencana, Johni juga meminta jajaran Pemerintah Provinsi NTT tidak mengabaikan tugas pembangunan dan penguatan fiskal daerah.
Ia secara khusus meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki objek Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk bekerja lebih keras dalam mengejar target penerimaan daerah.
“Saya minta seluruh OPD yang mempunyai objek PAD supaya kerja lebih keras lagi, kerja lebih cerdas, lebih inovatif,” tegasnya.
Menurut Johni, optimalisasi PAD menjadi penting karena berkaitan langsung dengan kemampuan pemerintah daerah membiayai berbagai program dan kegiatan pembangunan.
Karena itu, waktu yang tersisa harus dimanfaatkan secara maksimal. OPD dituntut menyusun strategi yang tepat dan menghadirkan inovasi untuk meningkatkan penerimaan daerah.
“Bekerjalah lebih keras, lebih cerdas, gunakan strategi yang tepat dan terus berinovasi,” pesannya kepada jajaran ASN.
ASN Didorong Tingkatkan Kompetensi
Selain kinerja dan penerimaan daerah, Johni menegaskan Pemerintah Provinsi NTT tetap memberikan ruang bagi ASN untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi melalui pendidikan lanjutan.
Ia mengatakan pemerintah daerah mendukung ASN yang ingin melanjutkan studi, termasuk melalui skema beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sepanjang mengikuti mekanisme dan prosedur yang berlaku.
“Gubernur, bersama Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah bersama Pimpinan OPD tentunya memberikan dukungan bagi setiap ASN yang ingin melanjutkan studi misalnya melalui beasiswa LPDP,” jelasnya.
Menurut Johni, pendidikan lanjutan tidak hanya berkaitan dengan pengembangan karier ASN, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kualitas sumber daya manusia untuk mendukung pembangunan daerah.
Waspadai Ancaman El Nino
Johni juga mengingatkan ASN dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak fenomena El Nino.
Cuaca panas dan kering berpotensi memengaruhi ketersediaan sumber air. Karena itu, masyarakat diminta melakukan langkah antisipasi sejak dini dengan memastikan ketersediaan air sekaligus menghemat penggunaannya.
“Setiap rumah tangga harus menyiapkan air yang selalu cukup. Kemudian juga tentu penghematan penggunaan air,” ujarnya.
Selain memastikan kebutuhan air, Johni mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan dengan memenuhi kebutuhan air minum.
Ia juga meminta kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lingkungan ditingkatkan. ASN diharapkan ikut memberikan edukasi kepada keluarga dan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sembarangan maupun membuang puntung rokok di tempat yang dapat memicu kebakaran.
Dengan berbagai arahan tersebut, Johni menegaskan bahwa ASN NTT harus mampu menjalankan perannya secara menyeluruh: hadir membantu masyarakat terdampak bencana, bekerja keras meningkatkan pendapatan daerah, meningkatkan kompetensi, sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadapi ancaman El Nino. ***




