Suarantt.id, Kupang-Setelah sempat vakum selama kurang lebih 13 tahun, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Kupang kini kembali aktif dan mulai menjajaki peran strategis bersama Dinas Kesehatan Kota Kupang pada Rabu, 17 Juni 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, mengungkapkan bahwa pengurus PKBI Kota Kupang telah melakukan konsultasi untuk membahas ruang gerak dan kontribusi yang dapat diberikan dalam mendukung program kesehatan di daerah.
“Mereka datang berkonsultasi dengan kami terkait ruang gerak yang bisa mereka bantu. Jadi kami berdiskusi kira-kira PKBI bisa berperan di bagian mana dalam mendukung program Dinas Kesehatan,” ujar Retnowati.
Menurutnya, PKBI memiliki cakupan kerja yang luas karena berfokus pada siklus hidup manusia, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia (lansia). Hal ini membuka peluang besar bagi organisasi tersebut untuk terlibat dalam berbagai program kesehatan masyarakat.
“PKBI itu mengurus siklus hidup, dari bayi baru lahir sampai lansia. Artinya seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat sebenarnya bisa mereka lakukan,” jelasnya.
Retnowati juga menambahkan bahwa meskipun PKBI merupakan organisasi yang sudah lama ada, namun dalam beberapa tahun terakhir sempat tidak aktif. Kini, di bawah kepemimpinan dr. Christian Widodo-Serena Francis organisasi tersebut kembali dihidupkan.
“Organisasi ini sebenarnya sudah ada sejak dulu, tetapi sempat vakum cukup lama. Kurang lebih sejak 13 tahun lalu tidak aktif, dan sekarang baru diaktifkan kembali,” katanya.
Aktivasi kembali PKBI Kota Kupang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Dinas Kesehatan pun menyambut baik kehadiran kembali PKBI sebagai mitra dalam menjalankan berbagai program kesehatan, mulai dari edukasi, pencegahan penyakit, hingga pelayanan berbasis komunitas.
Dengan kembalinya PKBI, diharapkan upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kota Kupang dapat berjalan lebih optimal melalui sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat. ***





