Suarantt.id, Kefamenanu-Komitmen memperkuat kualitas layanan Pemasyarakatan sekaligus memastikan program pembinaan berjalan optimal terus ditunjukkan jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja perdana Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan NTT, Decky Nurmansyah, ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kefamenanu, Sabtu (27/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Decky melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai aspek layanan, mulai dari pelayanan publik, kesiapan sarana dan prasarana, hingga kondisi blok hunian warga binaan. Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), menjaga kualitas pelayanan dan keamanan, serta menjamin pemenuhan hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Tak hanya itu, Kakanwil juga meninjau berbagai program pembinaan kemandirian yang telah berjalan di Rutan Kefamenanu. Sejumlah kegiatan produktif seperti kerajinan tangan, menjahit, barbershop, unit produksi UMKM warga binaan, hingga Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang menghasilkan komoditas hortikultura, mendapat perhatian khusus.
“Pemasyarakatan hari ini tidak hanya berbicara tentang pengamanan, tetapi juga bagaimana menghadirkan pembinaan yang mampu membawa perubahan. WBP harus diberikan ruang untuk belajar, berkarya, dan memiliki keterampilan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Decky.
Ia menegaskan bahwa program pembinaan tersebut sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden serta 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang produktif, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, ketika warga binaan mampu menghasilkan karya dan memiliki keterampilan, maka manfaatnya tidak hanya dirasakan secara individu, tetapi juga memberi kontribusi positif bagi masyarakat luas, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Kefamenanu, Muhamad Nurseha, menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan yang ada agar semakin memberikan manfaat bagi warga binaan.
“Kami terus berupaya mengoptimalkan potensi WBP melalui berbagai kegiatan produktif. Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan dapat menjadi bekal bagi mereka untuk kembali ke tengah masyarakat dengan lebih siap,” ungkapnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan NTT menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas pelayanan, mendorong inovasi pembinaan, serta menghadirkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan dan kebermanfaatan. ***




