Wali Kota Kupang Christian Widodo Antar Langsung Bantuan Rp635 Juta untuk Korban Gempa Flores

oleh -23 Dilihat
Wali Kota Kupang Christian Widodo Antar Bantuan ke Korban Gempa Flores. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Labuan Bajo-Wali Kota Kupang dr. Christian Widodo menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur. Tak sekadar mengirim bantuan, Christian memilih hadir langsung untuk memastikan bantuan dari Pemerintah Kota Kupang diterima masyarakat yang membutuhkan.

Perjalanan kemanusiaan tersebut dimulai dari Kupang menuju Flores dengan membawa bantuan yang disiapkan Pemerintah Kota Kupang. Sekitar pukul 15.00 WITA, Christian tiba di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Setibanya di Labuan Bajo, Christian tidak langsung beristirahat. Ia turun langsung membagikan bantuan kepada warga terdampak gempa sebagai bentuk solidaritas masyarakat Kota Kupang kepada saudara-saudara mereka di Flores.

Setelah menyerahkan bantuan di Labuan Bajo, perjalanan kembali dilanjutkan menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai. Christian menempuh perjalanan darat selama kurang lebih empat jam melalui jalur yang berliku hingga tiba sekitar pukul 21.00 WITA.

Meski telah menempuh perjalanan panjang, Christian kembali mendatangi posko dan menyerahkan bantuan kemanusiaan secara langsung kepada masyarakat terdampak gempa di Ruteng.

Dua titik kunjungan dalam satu hari tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Kupang memastikan bantuan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga menjadi pesan persaudaraan dan kepedulian bagi masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.

Total bantuan yang disiapkan Pemerintah Kota Kupang mencapai Rp635 juta. Anggaran tersebut terdiri atas Rp500 juta dari Belanja Tidak Terduga (BTT) serta sekitar Rp135 juta yang bersumber dari donasi masyarakat melalui aksi sosial dan kontribusi aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Kupang.

Bantuan tersebut selanjutnya diarahkan untuk masyarakat terdampak gempa di enam kabupaten, yakni Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo.

BACA JUGA:  Dua TPS Terpadu Beroperasi, Empat Lagi Segera Dibangun di Kota Kupang

Christian menegaskan bahwa bantuan kemanusiaan tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang diberikan. Menurutnya, yang jauh lebih penting adalah pesan kepedulian dan semangat gotong royong yang dibawa bersama bantuan tersebut.

“Kita ingin membangkitkan semangat kepedulian dan kemanusiaan agar kita bergotong royong. Walaupun kita tidak ikut merasakan saat bumi mengguncang, kita ingin menyampaikan bahwa basodara dong tidak sendiri. Ketong selalu ada bersama,” kata Christian.

Ia mengatakan, kehadiran langsung di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk nyata bahwa solidaritas antarsesama masyarakat NTT tidak dibatasi oleh wilayah administratif.

Menurut Christian, masyarakat Kota Kupang turut merasakan duka yang dialami masyarakat Flores. Karena itu, kepedulian terhadap korban bencana menjadi tanggung jawab bersama.

“Sebuah wilayah mungkin memiliki batas, bencana mungkin memiliki titik lokasi, tetapi rasa kemanusiaan tidak pernah mengenal batas wilayah,” ujarnya.

Dari Labuan Bajo pada sore hari hingga Ruteng pada malam hari, perjalanan Christian membawa bantuan tersebut menjadi simbol solidaritas masyarakat Kota Kupang untuk masyarakat Flores.

Di tengah situasi sulit akibat bencana, Pemerintah Kota Kupang ingin memastikan bahwa masyarakat terdampak tidak merasa berjalan sendiri. Bantuan yang disalurkan menjadi wujud nyata pesan persaudaraan bahwa masyarakat NTT tetap berdiri bersama dan saling menguatkan menghadapi bencana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.