Puskesmas Nangaroro Rusak Diguncang Gempa, Melki Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Berjalan di Tenda Darurat

oleh -49 Dilihat
Gubernur NTT Pantau Pelayanan Kesehatan di Nagekeo. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena meninjau langsung kondisi Puskesmas Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Kamis (27/8/2026), yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Flores.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Melki melihat sejumlah ruangan Puskesmas Nangaroro yang mengalami kerusakan cukup serius. Kondisi bangunan tersebut berdampak terhadap aktivitas pelayanan kesehatan dan membuat tenaga medis harus mengambil langkah cepat demi menjamin keselamatan pasien maupun petugas.

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026 dan terus diikuti gempa susulan menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan.

Meski berada dalam situasi bencana, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak boleh terhenti. Karena itu, jajaran Puskesmas Nangaroro memindahkan pelayanan ke tenda darurat sebagai langkah untuk menjaga keselamatan sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.

Kepala UPT Puskesmas Nangaroro, dr. Maria Fransiska Ndoi, mengatakan pelayanan kesehatan di tenda darurat mulai dilakukan sejak 20 Agustus 2026, setelah peralatan medis berhasil dievakuasi dari ruangan yang terdampak gempa.

Bahkan, pada hari-hari awal pascagempa sebelum bantuan tenda darurat tiba, pelayanan kesehatan dilakukan dengan memanfaatkan tenda pesta milik masyarakat.

“Hari-hari awal sebelum ada bantuan tenda datang, itu kami pakai tenda pesta, Bapak Gubernur. Kebetulan ada pasien yang melahirkan dan puji Tuhan bersalin dengan aman, sekarang sudah pulang ke rumah,” ujar dr. Maria.

Kondisi tersebut menunjukkan bagaimana tenaga kesehatan tetap berupaya menjalankan tugasnya meski fasilitas tempat mereka bekerja mengalami kerusakan akibat bencana.

Saat berdialog dengan para tenaga kesehatan, Gubernur Melki menegaskan bahwa keselamatan pasien dan tenaga kesehatan harus menjadi prioritas. Namun, di tengah kondisi yang serba terbatas, pelayanan kesehatan bagi masyarakat tetap harus dipastikan berjalan.

BACA JUGA:  Pembangunan Gedung Kantor Dinas Sosial NTT Terhenti 95 Hari, PPK Beri Penjelasan

“Untuk keselamatan bersama, sementara kita bertahan di tenda dulu untuk urusan pasien. Pastikan urusan kesehatan masyarakat tetap terlayani dengan baik,” tegas Melki.

Gubernur juga memberikan semangat kepada para tenaga kesehatan yang tetap bertugas di tengah situasi bencana. Menurutnya, tenaga kesehatan memiliki peran penting karena berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak.

“Tetap semangat. Biar kita juga termasuk yang terdampak, tapi kita harus berdiri lebih tegak dari masyarakat,” ujarnya.

Melki menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan Puskesmas Nangaroro yang memilih tetap bertahan dan menjalankan tugas pelayanan meski turut merasakan dampak gempa.

Menurutnya, tenaga kesehatan juga merupakan bagian dari masyarakat yang terdampak bencana. Namun, pada saat yang sama mereka tetap dituntut menjalankan tanggung jawab profesional untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan tetap mendapatkan pelayanan.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Melki turut menyerahkan bantuan berupa selimut, beras, obat-obatan, serta sejumlah perlengkapan kesehatan lainnya. Bantuan itu diharapkan dapat mendukung keberlangsungan pelayanan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan yang masih bertugas selama masa tanggap darurat.

Melki menegaskan bahwa perhatian terhadap tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Dukungan terhadap mereka diperlukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus dilakukan secara aman dan optimal.

“Kita harus memastikan mereka yang berdiri di garda terdepan ini juga mendapatkan perhatian. Mereka melayani masyarakat dalam kondisi yang tidak mudah. Karena itu, kebutuhan dan keselamatan tenaga kesehatan harus menjadi bagian dari perhatian kita dalam penanganan bencana,” ujarnya.

Gubernur juga meminta Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Nagekeo, serta jajaran kesehatan terus memperkuat koordinasi untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan selama masa tanggap darurat.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Laka Lena: ASN Harus Jadi Pelita Harapan di Ruang Digital

Peninjauan Puskesmas Nangaroro menjadi bagian dari upaya Gubernur Melki Laka Lena memastikan fasilitas pelayanan dasar, khususnya sektor kesehatan, tetap hadir bagi masyarakat di tengah dampak gempa bumi Flores.

Pemerintah Provinsi NTT terus mendorong agar pelayanan publik tidak terhenti akibat bencana, sembari mempercepat penanganan dan pemulihan terhadap berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.