Terisolasi Gegara Gempa, Polres Ende Salurkan Bansos ke Desa Nila dan Kekasewa via Helikopter Polri

oleh -65 Dilihat
Polres Ende Salurkan Bantuan ke Desa Nila dan Kekasewa. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Ende-Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), terus dilakukan jajaran Kepolisian. Kali ini, Polres Ende menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga di Desa Nila dan Desa Kekasewa, Kecamatan Ndona, yang hingga kini masih sulit dijangkau akibat kondisi geografis.

Penyaluran bantuan dilakukan pada Sabtu (29/8/2026) menggunakan Helikopter Polri P-3202. Langkah tersebut diambil karena kedua desa hanya dapat dijangkau melalui jalur laut, sementara transportasi laut belum beroperasi akibat masyarakat masih khawatir melaut di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata memimpin langsung pendistribusian bantuan tersebut. Ia didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ende Ny. Yuke Yudhi Franata bersama crew Helikopter Polri.

Dari Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende, rombongan pertama berangkat sekitar pukul 09.20 Wita menuju Desa Nila dengan membawa sejumlah kebutuhan masyarakat.

Bantuan yang disalurkan di Desa Nila terdiri atas 25 dos mie sedap, 20 dos Pop Mie, 20 lembar selimut, dua dos abon, 15 dos malkis, 10 lembar tikar pantai, satu dos besar roti gabin, satu dos besar pampers, serta satu dos besar susu SGM.

Penyaluran di Desa Nila selesai sekitar pukul 10.05 Wita dan rombongan kembali ke Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende.

Selanjutnya, pada pukul 10.37 Wita, Kapolres Ende bersama Ketua Bhayangkari Cabang Ende dan crew helikopter kembali bertolak menuju Desa Kekasewa, Kecamatan Ndona.

Untuk warga Desa Kekasewa, bantuan yang dibawa berupa 25 dos mie sedap, 20 dos Pop Mie, 20 lembar selimut, tiga dos abon, 15 dos malkis, 10 lembar tikar pantai, satu dos besar roti gabin, satu dos besar pampers, serta satu dos besar susu SGM.

BACA JUGA:  Musrenbang RKPD Malaka 2026, Gubernur NTT Soroti Kemiskinan, Stunting dan SDM

Pendistribusian bantuan di Desa Kekasewa selesai sekitar pukul 11.00 Wita dan rombongan kembali tiba di Bandara Haji Hasan Aroeboesman Ende.

Polres Ende mengambil inisiatif berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menjangkau masyarakat yang belum mendapatkan bantuan sejak gempa terjadi. Penggunaan helikopter menjadi pilihan karena kondisi geografis kedua wilayah tersebut menyulitkan akses bantuan melalui jalur darat maupun laut.

Tercatat, sebanyak 52 kepala keluarga (KK) di Desa Nila dan 35 KK di Desa Kekasewa masih membutuhkan bantuan pascagempa.

Kondisi tersebut diperparah dengan belum beroperasinya transportasi laut. Selain faktor cuaca yang tidak menentu, masyarakat juga masih merasa takut untuk kembali melaut setelah gempa mengguncang wilayah Flores.

Dengan menggunakan Helikopter Polri P-3202, bantuan akhirnya dapat menjangkau warga di dua desa yang sebelumnya mengalami keterisolasian tersebut.

Seluruh rangkaian penyaluran bansos Polres Ende kepada masyarakat terdampak gempa di Desa Nila dan Desa Kekasewa berjalan aman dan lancar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.