Pemkot Kupang Salurkan Bansos Rp200 Juta untuk GMIT Silo Naikoten 1

oleh -1705 Dilihat
Wali Kota Kupang Didampingi Ketua DPRD Kota Kupang Pose Bersama Ketua Majelis Jemaat GMIT Silo Naikoten I. (Foto Prokompim Kota Kupang)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah Kota Kupang menunjukkan komitmen nyatanya dalam mendukung pembangunan keagamaan dan spiritual masyarakat dengan menyerahkan bantuan sosial senilai Rp200 juta kepada Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Silo Naikoten 1.

Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, dalam sebuah ibadah syukur bersama jemaat GMIT Silo Naikoten 1 yang berlangsung dalam suasana penuh sukacita dan kekhidmatan.

Dalam sambutannya, Wali Kota Christian menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk pelayanan nyata dari pemerintah bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung rumah ibadah. Ia menyampaikan bahwa prinsip dasar dalam memimpin adalah kerendahan hati dan ketulusan untuk melayani, bukan sekadar memerintah.

“Ketika kita memulai segala sesuatu, tempatkanlah Tuhan paling atas. Mau lurah, camat, wali kota, tidak ada yang hebat di hadapan Tuhan. Kita semua sama, dan harus memulai dari kehendak-Nya,” ujar Christian.

Wali Kota juga menjelaskan bahwa bantuan ini bisa terwujud berkat langkah-langkah efisiensi anggaran yang dilakukan oleh Pemkot Kupang, seperti pemotongan perjalanan dinas dan penghapusan pengadaan mobil dinas baru. Dana yang dihemat tersebut kemudian dialokasikan untuk mendukung rumah-rumah ibadah, dan GMIT Silo Naikoten 1 menjadi penerima bantuan terbesar tahun ini.

“Bantuan ini bukan karena kehebatan saya. Ini karena semangat gotong royong, efisiensi, dan dukungan DPRD Kota Kupang. Kalau gereja ini rumah Tuhan, maka rumah ini juga adalah rumah saya,” tambahnya.

Christian juga memuji sinergi positif antara eksekutif dan legislatif, khususnya kerja sama dengan Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut, berbagai perubahan positif yang kini terlihat di Kota Kupang—termasuk peningkatan kebersihan dan keteraturan—adalah hasil kerja bersama lintas sektor.

Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Wali Kota Christian juga mengajak jemaat untuk terlibat aktif dalam pembangunan karakter masyarakat.

“Membangun kota bukan hanya membangun gedung tinggi, tapi juga membangun manusia. Menghadirkan udara yang sejuk, taman yang bersih, warga yang saling menghargai dan tahu budaya bersih. Itulah pembangunan kota yang sesungguhnya,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GMIT Silo Naikoten 1, Pdt. Ronny S. Runtu, M.Th, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap gereja mereka.

“Saya percaya Tuhan Yesus selalu datang tepat waktu. Bantuan ini adalah jawaban atas pergumulan panjang kami dalam menyelesaikan pembangunan rumah Tuhan,” tutur Pdt. Ronny.

Ia menambahkan bahwa kepedulian seorang pemimpin terhadap rumah ibadah adalah bagian dari cara Tuhan bekerja melalui orang yang dipilih-Nya.

“Ketika Tuhan menempatkan seseorang dalam pemerintahan, salah satu tanggung jawabnya adalah memperhatikan rumah Tuhan. Dan hari ini, kami merasakannya,” ujarnya.

Pdt. Ronny menutup sambutannya dengan kutipan dari Yeremia 29:7: “Doakanlah kota ke mana kamu Aku buang, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu juga.” Ia pun mengajak seluruh jemaat untuk terus mendoakan para pemimpin dan mendukung program-program pembangunan Kota Kupang. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.