Aksi Bersih dan Tanam Mangrove, Wawali Kupang Serena Apresiasi Peran Aktif Generasi Muda

oleh -304 Dilihat
Wawali Kupang Serena Francis Tanam Mangrove di Pantai Oesapa Kota Kupang pada Sabtu, 30 Mei 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis mengapresiasi peran aktif generasi muda dalam menjaga lingkungan melalui aksi nyata yang dilakukan dalam kegiatan “Youth in Action: Bumi Bersih, Rupiah Bermakna, untuk Kupang Lebih NAMAS”.

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Pantai Mangrove Oesapa Barat, Sabtu (30/5/26), ini diselenggarakan oleh Yayasan Cita Masyarakat Madani bersama Indonesian Youth Advisory Kupang dan Bank Indonesia. Puluhan anak muda, komunitas lokal, pelajar, guru, serta pegiat lingkungan terlibat dalam berbagai aksi seperti pembersihan lingkungan, penanaman mangrove, hingga edukasi tentang kepedulian lingkungan dan literasi keuangan.

Dalam sambutannya, Serena mengaku bangga melihat keterlibatan aktif generasi muda yang tidak hanya hadir secara seremonial, tetapi langsung turun tangan melakukan aksi nyata.

“Saya senang sekali karena hari ini banyak anak muda yang hadir bukan hanya untuk mendengar teori, tetapi langsung turun melakukan aksi. Ini yang kita butuhkan. Anak-anak muda yang tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi ikut menciptakan perubahan itu sendiri,” ujarnya.

Menurut Serena, masa depan Kota Kupang sangat ditentukan oleh generasi muda yang berani mengambil peran dan berkontribusi langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Ia menegaskan bahwa perubahan tidak bisa hanya diwacanakan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada para siswa sekolah dasar yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak usia dini melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Serena mengajak anak-anak untuk mulai dari langkah kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membawa botol minum sendiri, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kita membangun budaya peduli lingkungan dari hal-hal kecil. Kalau kita terbiasa menjaga kebersihan sejak sekarang, maka ketika dewasa nanti kita akan menjadi generasi yang memiliki kesadaran untuk menjaga kota ini bersama-sama,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa isu lingkungan seperti perubahan iklim, peningkatan suhu, kerusakan ekosistem, hingga persoalan sampah sudah dirasakan saat ini dan membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Ketika kita berbicara tentang lingkungan, sebenarnya kita sedang berbicara tentang masa depan kita sendiri. Kita tidak bisa menunggu orang lain bergerak. Kita harus mulai dari diri sendiri,” tegasnya.

Serena juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut, mulai dari Yayasan Cita Masyarakat Madani, Indonesian Youth Advisory Kupang, Bank Indonesia, komunitas lokal, hingga para relawan yang terlibat.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan lingkungan di Kota Kupang. Ia menilai tema “Kupang Lebih NAMAS” tidak hanya bermakna kebersihan fisik, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong.

Pemerintah Kota Kupang, lanjutnya, akan terus membuka ruang kolaborasi dengan generasi muda dalam berbagai program pembangunan, khususnya di bidang lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Saya percaya anak muda hari ini bukan hanya penerus masa depan, tetapi penentu arah masa depan itu sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan dari Yayasan Cita Masyarakat Madani, Sapris Takain, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun kesadaran generasi muda sebagai agen perubahan melalui aksi nyata di lingkungan.

Hal senada disampaikan Presidium Indonesian Youth Advisory Kupang, Amandus Sali Kofi, yang menilai kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antar komunitas dan anak muda untuk bersama-sama memberikan kontribusi bagi Kota Kupang.

BACA JUGA:  Pawai Ogoh-Ogoh Meriahkan Rangkaian Nyepi 1948 Tahun 2026 di Kota Kupang

Usai kegiatan pembukaan, Wakil Wali Kota bersama para peserta turut melakukan penanaman anakan pohon bakau di pesisir Pantai Mangrove Oesapa Barat sebagai simbol komitmen menjaga lingkungan secara berkelanjutan. (Penulis/ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.