Armada Tua Jadi Kendala, Pengangkutan Sampah di Kota Kupang Belum Maksimal

oleh -31 Dilihat
Kadis DLHK Kota Kupang dan Mobil Pengangkut Sampah. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Keterbatasan armada pengangkut sampah menjadi salah satu kendala utama dalam optimalisasi pelayanan kebersihan di Kota Kupang. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang mengungkapkan, sebagian kendaraan operasional yang digunakan saat ini sudah berusia tua dan rentan mengalami kerusakan.

Kepala DLHK Kota Kupang, Matheos A. H. T. Maahury melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Meksy S. Pingak menjelaskan bahwa dari total 43 unit armada truk yang dimiliki, hanya sekitar 29 unit yang masih beroperasi, sementara sisanya mengalami kerusakan.

“Dari 43 armada, yang beroperasi saat ini sekitar 29 unit, sementara 14 lainnya dalam kondisi rusak. Selain itu, sebagian besar kendaraan yang ada sudah berusia di atas 10 hingga 15 tahun, sehingga cukup rentan mengalami gangguan teknis,” jelasnya.

Menurut Meksy, kondisi ini berdampak pada belum maksimalnya pelayanan pengangkutan sampah, terutama dalam menjangkau seluruh wilayah secara optimal setiap hari.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya memaksimalkan armada yang ada dengan pengaturan sistem kerja berbasis jalur (zonasi). Setiap kendaraan ditugaskan pada rute tertentu yang tidak selalu berdasarkan wilayah kelurahan, melainkan jalur yang dinilai paling efisien.

“Ada sekitar 40 jalur pengangkutan yang kami atur. Karena keterbatasan armada, beberapa jalur harus digabung sehingga satu kendaraan bisa melayani lebih dari satu rute,” ungkapnya.

Untuk mengejar target pelayanan, armada yang beroperasi bahkan harus bekerja lebih dari satu kali dalam sehari. Setelah melakukan pengangkutan pada pagi hari, kendaraan kembali melayani pengangkutan pada siang hingga sore hari, terutama saat kegiatan kerja bakti masyarakat.

Ia menambahkan, sebagian armada sudah mulai beroperasi sejak dini hari. Bahkan ada kendaraan yang mulai mengangkut sampah sejak pukul 03.00 WITA, meskipun rata-rata pengangkutan dimulai sekitar pukul 04.30 hingga 05.00 WITA.

BACA JUGA:  Wali Kota Kupang Kukuhkan Tim Pembina Posyandu, Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektor

Selain truk, DLHK juga mengoperasikan armada motor pengangkut sampah untuk menjangkau wilayah yang sulit dilalui kendaraan besar. Namun, keterbatasan jumlah dan kondisi armada tetap menjadi tantangan.

Di tengah keterbatasan tersebut, Pemkot Kupang terus berupaya meningkatkan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, termasuk melalui pembentukan Satgas penanganan sampah, pembangunan TPS 3R, serta penguatan edukasi kepada masyarakat.

Pemerintah berharap, ke depan dukungan terhadap penambahan dan peremajaan armada dapat ditingkatkan agar pelayanan pengangkutan sampah di Kota Kupang bisa berjalan lebih optimal dan merata. (Penulis/ ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.