Bank Indonesia Dorong Digitalisasi Pembayaran di Kawasan BaliNusra Lewat QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025

oleh -1949 Dilihat
Kegiatan QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025. (Foto Humas BI Perwakilan NTT)

Suarantt.id, Kupang-Bank Indonesia (BI) melalui kantor perwakilannya di Provinsi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali memperluas promosi serta edukasi sistem pembayaran digital di kawasan BaliNusra. Melalui kegiatan QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJBI) BaliNusra 2025 bertema “Digital Island, United by QRIS”, BI berupaya memperkuat literasi dan implementasi pembayaran non tunai di destinasi wisata unggulan tiga provinsi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung pada 1–4 Oktober 2025 itu secara resmi dibuka oleh Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto, di Pantai Pandawa, Bali. Dalam sambutannya, Indra menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong semangat digitalisasi, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif wilayah Bali, NTB, dan NTT.

“QRIS Jelajah Budaya Indonesia BaliNusra 2025 menjadi wadah untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menggunakan pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah,” ujar Indra.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, serta Kepala Unit Manajemen Intern Kantor Perwakilan BI Provinsi NTB. Mereka berharap, ajang ini mampu meningkatkan pemahaman dan akseptasi masyarakat terhadap transaksi non tunai serta memperluas inklusi keuangan di kawasan timur Indonesia.

Menariknya, QJBI BaliNusra 2025 dikemas dalam format kompetisi antarprovinsi, dengan menghadirkan para pemenang dari ajang QJBI di masing-masing wilayah Bali, NTB, dan NTT. Selama kegiatan, peserta mendapat sejumlah misi seperti sosialisasi penggunaan QRIS Cross Border, edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, penggunaan Money Changer berizin, pembukaan rekening perbankan, dan pemanfaatan BI-FAST. Selain itu, peserta juga ditantang untuk membuat konten media sosial yang memperkenalkan budaya dan keindahan alam BaliNusra.

BACA JUGA:  BI NTT Resmi Buka SERAMBI 2026 dan Road to FESyar di Kota Kupang, Siapkan Rp1,7 Triliun Uang Layak Edar

Di Provinsi NTT, peserta menjelajahi sejumlah titik budaya dan wisata di kawasan Labuan Bajo. Mereka memulai kegiatan dengan eksplorasi budaya Manggarai Barat di Desa Adat Mello, di mana para peserta disambut dengan tarian dan sambutan khas masyarakat setempat.

Perjalanan dilanjutkan ke Pulau Komodo, tempat peserta melakukan edukasi CBP Rupiah dengan mengenalkan uang pecahan Rp50.000 yang menampilkan keindahan alam Pulau Padar kepada masyarakat lokal dan wisatawan.

Sebagai penutup kegiatan, peserta mendaki Pulau Padar sambil mengibarkan bendera QJBI BaliNusra 2025 di puncaknya simbol semangat kolaborasi digital dan kebanggaan budaya Indonesia Timur.

Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Didiet Aditya Budi Prabowo, yang turut hadir di Desa Mello, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen BI dalam mendukung transformasi digital dan promosi budaya lokal.

“QRIS Jelajah Budaya Indonesia tidak hanya mendorong digitalisasi sistem pembayaran, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan pesona budaya dan pariwisata Bali, NTB, dan NTT kepada masyarakat luas,” jelas Didiet.

Dengan semangat “Digital Island, United by QRIS”, Bank Indonesia berharap sinergi antara digitalisasi ekonomi dan pelestarian budaya dapat terus tumbuh, membawa BaliNusra menjadi kawasan pariwisata dan ekonomi digital unggulan di Indonesia. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.