Bank NTT Perkuat Kinerja, RUPS 2026 Putuskan Pengurangan Direksi dan Komisaris

oleh -154 Dilihat
Gubernur NTT Melki Laka Lena Berikan Keterangan Pers pada Minggu, 24 Mei 2026. (Foto Hiro)

Suarantt.id, Kupang-Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank NTT Tahun Buku 2025 dan RUPS Luar Biasa Tahun 2026 resmi menetapkan sejumlah keputusan strategis untuk memperkuat kinerja perusahaan. Salah satu keputusan utama adalah pengurangan jumlah jabatan direksi dan komisaris sebagai langkah efisiensi dan penataan organisasi.

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, mengatakan bahwa jumlah direksi Bank NTT dikurangi dari sebelumnya tujuh jabatan menjadi lima jabatan, sesuai dengan rekomendasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, jumlah komisaris juga dipangkas dari lima jabatan menjadi tiga jabatan.

“Langkah ini merupakan bagian dari upaya efisiensi agar Bank NTT dapat lebih fokus, profesional, dan memiliki kinerja yang lebih baik ke depan,” ujar Melki usai RUPS yang berlangsung di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT pada Minggu (24/5/2026).

Selain restrukturisasi manajemen, RUPS juga menyepakati penambahan penyertaan modal dari para pemegang saham.

Pemerintah Provinsi NTT mengalokasikan penyertaan modal sebesar Rp30 miliar. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Malaka menyertakan modal sebesar Rp5 miliar dan Pemerintah Kabupaten Alor sebesar Rp3 miliar.

Adapun pemerintah daerah lainnya turut berkontribusi melalui skema inbreng berupa aset tanah sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan permodalan Bank NTT.

Melki menegaskan bahwa tambahan modal tersebut diharapkan mampu memperkuat struktur permodalan bank, sekaligus meningkatkan kapasitas pembiayaan bagi sektor-sektor produktif di daerah.

“Dengan penguatan modal dan penataan organisasi yang lebih efisien, kita harapkan Bank NTT semakin kompetitif dan mampu memberikan kontribusi lebih besar bagi pembangunan ekonomi daerah,” tambahnya.

RUPS ini menjadi momentum penting bagi Bank NTT dalam melakukan transformasi kelembagaan dan peningkatan kinerja, sejalan dengan tuntutan industri perbankan yang semakin kompetitif serta kebutuhan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.