BPS NTT: NTP Januari 2026 Turun Tipis, Sub Sektor Peternakan Tertinggi

oleh -1184 Dilihat
Perkembangan Nilai Tukar Petani NTT Tahun 2026. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) NTT pada Januari 2026 berada pada angka 101,11. Angka ini menunjukkan terjadi penurunan tipis sebesar 0,034 persen dibandingkan NTP Desember 2025.

Kepala BPS Provinsi NTT, Mira Kale melalui Ketua Tim Statistik Distribusi, Putu Dita Pickupana menjelaskan bahwa penghitungan NTP Januari 2026 masih menggunakan tahun dasar 2018=100 dan mencakup lima subsektor utama, yakni subsektor padi dan palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, serta perikanan.

“Penurunan NTP pada Januari 2026 disebabkan oleh perkembangan indeks harga yang diterima petani yang bergerak lebih lambat dibandingkan dengan indeks harga yang dibayar petani,” jelasnya secara daring pada Senin, 2 Pebruari 2026.

Berdasarkan data BPS, NTP masing-masing subsektor menunjukkan variasi kinerja. Subsektor peternakan mencatatkan NTP tertinggi dengan angka 105,65, disusul subsektor padi dan palawija sebesar 103,55. Sementara itu, subsektor perikanan tercatat sebesar 97,81, tanaman perkebunan rakyat sebesar 95,15, dan hortikultura menjadi yang terendah dengan 94,08.

Dia menambahkan, meskipun terjadi penurunan, NTP NTT yang masih berada di atas angka 100 menunjukkan bahwa secara umum daya beli petani masih relatif terjaga.

Selain itu, di wilayah perdesaan juga tercatat adanya kenaikan indeks konsumsi rumah tangga sebesar 0,59 persen pada Januari 2026. Kenaikan ini turut memengaruhi struktur pengeluaran rumah tangga petani di perdesaan.

BPS NTT akan terus memantau perkembangan harga dan daya tukar petani sebagai salah satu indikator penting dalam melihat kondisi ekonomi sektor pertanian di wilayah Nusa Tenggara Timur. ***

BACA JUGA:  BI NTT Gelar Capacity Building Jurnalis, Dorong Jurnalisme Data dan Kredibel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.