SDK Don Bosco 3 Kupang Lahirkan Banyak Tokoh di NTT, Termasuk Melkiades Laka Lena dan Christian Widodo

oleh -809 Dilihat
Gubernur NTT Didampingi Wali Kota Kupang Buka dan Hadiri Acara Pentas Seni SDK Don Bosco 3 Kupang pada Jumat, 13 Maret 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Sekolah Dasar Katolik (SDK) Don Bosco 3 Kupang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan yang telah melahirkan banyak tokoh yang berkontribusi bagi pembangunan di Nusa Tenggara Timur. Dua di antaranya adalah Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, dan Wali Kota Kupang, Christian Widodo, yang merupakan alumni sekolah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Melki Laka Lena saat menghadiri sekaligus membuka kegiatan pentas seni yang diselenggarakan oleh SDK Don Bosco 3 Kupang di Aula El Tari, Kupang, Jumat (13/3/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan rasa bangganya terhadap sekolah yang telah menjadi tempat awal perjalanan pendidikannya. Ia menilai, SDK Don Bosco 3 Kupang telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia di NTT.

“Kita bersyukur karena SDK Don Bosco kembali memanggil para alumninya untuk hadir di sini. Patut kita banggakan bahwa saya dan Wali Kota Kupang adalah alumni sekolah ini, yang membuktikan bahwa sekolah ini telah melahirkan banyak alumni yang berkontribusi bagi pembangunan NTT,” ujarnya.

Menurut Gubernur Melki, sekolah memiliki peran penting dalam membangun generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, serta kemampuan sosial yang baik.

Ia menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih cita-cita. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu terus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh pemangku kepentingan, dimulai dari jenjang pendidikan dasar.

“Saya meminta kolaborasi semua pihak untuk menjadikan sekolah-sekolah dasar di Kota Kupang sebagai contoh pendidikan yang maksimal, baik dari sisi kognitif, kemampuan motorik, maupun kemampuan sosial anak,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Kupang Christian Widodo juga menyampaikan bahwa kegiatan pentas seni yang diselenggarakan sekolah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkarakter sejak dini.

Menurutnya, pendidikan yang baik tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu membentuk karakter serta memperkuat nilai-nilai iman dalam diri siswa.

“Ilmu pengetahuan, karakter, dan iman harus dibangun secara beriringan karena kemajuan daerah juga diukur dari kualitas masyarakatnya,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi kegiatan pentas seni yang memberikan ruang bagi para siswa untuk mengekspresikan bakat dan kreativitas mereka.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk berani tampil dan mengekspresikan diri. Masa depan adalah milik mereka yang berani,” tambahnya.

Pentas seni yang digelar oleh SDK Don Bosco 3 Kupang tersebut menampilkan berbagai pertunjukan seni dari para siswa, mulai dari tarian daerah, drama, ansambel musik, solo piano, permainan alat musik sasando, hingga paduan suara.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi para siswa untuk mengembangkan bakat, kreativitas, serta mempererat kebersamaan di tengah keberagaman.

Ketua Panitia Pentas Seni, Efendi Inovasi, dalam laporannya menjelaskan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh kreativitas siswa.

Menurutnya, sebagai sekolah Katolik, SDK Don Bosco 3 Kupang berkomitmen membentuk siswa yang berkarakter, cerdas, serta memiliki jiwa seni.

“Pentas seni ini menjadi sarana bagi siswa untuk mengekspresikan bakat sekaligus mempererat kebersamaan tanpa memandang perbedaan. Tema hari ini menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang memperkaya kehidupan bersama,” jelasnya.

Pentas seni tersebut menampilkan berbagai pertunjukan seni dari para siswa, di antaranya tarian daerah, drama, fashion show, ansambel musik, solo piano, permainan alat musik sasando, perkusi, paduan suara, serta penampilan dance.

BACA JUGA:  Pemuda Kristen Kota Kupang Diminta Jadi Teladan dan Agen Perubahan

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan lukisan hasil karya siswa SDK Don Bosco 3 Kupang kepada Gubernur NTT dan Wali Kota Kupang sebagai bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pengembangan kreativitas siswa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan anggota DPRD Kota Kupang, para romo dan suster, para guru, orang tua, serta siswa. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.