Catatan Penyiaran Piala Dunia 2026 (1)

oleh -59 Dilihat
Anggota Komisioner KPID NTT, Yohanes Hendro Teme. (Foto Istimewa)

Oleh : Yohanes Hendro Teme (Anggota KPID NTT)

Suarantr.id, Kupang-Tak terasa, hari ini sudah 10 hari berlangsung Piala Dunia 2026 sejak kick off 11 Juni lalu di Mexico yang diawali pertandingan Mexico versus Afrika Selatan.

Tahun 2026 merupakan tahun ke-23 penyelenggaraan Piala Dunia sejak tahun 1930 di Paraqui yang menghantar Paraqui sebagai Pemenang Pertama kegiatan Sepakbola Akbar sedunia ini.

Hari ini tercatat bersejarah karena sudah 1.000 pertandingan ketika mempertemukan Jepang lawan Tunisia di grup E dari 48 negara yang dibagi dalam 12 grup dan bermain di Mexico, Amerika Serikat dan Kanada sebagai tuan rumah perhelatan olahraga sepak bola sejagad ini.

Ke-48 negara yang masuk final Piala Dunia itu adalah Argentina, Aljazair, Afrika Selatan, Arab Saudi, Amerika Serikat, Austria, Australia, Brasil, Belanda, Bosnia Herzegovina, Belgia, Curacao, Cekoslowekia, Equador, Ghana, Haiti, Inggris, Iran, Irak, Jepang, Jerman, Kanada, Kongo, Kroasia, Kolombia, Korea Selatan, Maroko, Mesir, Norwegia, Perancis, Portugal, Pantai Gading, Paraqui, Panama, Qatar, Spanyol, Senegal, Swiss, Swedia, Skotlandia, Selandia Baru, Turki, Tunisia, Tanjung Verde, Uzbekistan, Uruqui dan Yordania.

Dari 48 negara, Federasi Sepak Bola Sedunia (Federation International Foodball Asociation-FIFA) membagi dalam 12 grup yakni Grup A : Mexico- Afrika Selatan-Korea Selatan-Cekoslowekia; Grup B : Kanada-Bosnia Herzegovina-Qatar-Swiss; Grup C : Brasil-Haiti-Maroko-Skotlandia; Grup D : Amerika Serikat-Paraqui-Australia; Grup E : Jerman-Curacao-Pantai Gading-Equador; Grup F : Belanda-Jepang-Swedia-Tunisia; Grup G : Belgia-Mesir-Iran-Selandia Baru; Grup H : Spanyol-Tanggung Verde-Arab Saudi-Uruqui; Grup I : Perancis-Senegal-Irak-Noewegia; Grup J : Argentina-Aljazair-Austria-Yordania; Grup K : Portugal-Kongo-Uzbekistan-Kolombia, dan Grup L : Inggris-Kroasia-Ghana-Panama.

Perhelatan Bola Kaki Sedunia ini disiarkan langsung Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) yang mendapat lisensi dari FIFA sebagai Offical Broadcaster FIFA World Cup 2026. Tentu juga LPP Radio Republik Indonesia (RRI).

Catatan Saya, Sejak Kick Off 11 Juni 2026, TVRI telah menyiarkan Langsung jalannya pertandingan demi pertandingan dengan menghadirkan komentator dan pengamat sepakbola dari tanah air Indonesia yang menambahkan wawasan dan khazanah pencinta sepak bola Tanah Air.

Sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Nusa Tenggara Timur (KPID NTT), saya mencatat, berbagai Lembaga Penyiaran ( Radio dan Televisi) yang bersiaran di bumi Nusantara ini meski tidak menyiarkan langsung seperti TVRI dan RRI tetapi telah memberitakan Pelaksanaan Piala Dunia 2026 sejak Pra Kualifikasi di Asia Pasifik, Afrika, Amerika dan Eropa.

Dengan tagline ” Bola Gembira “, TVRI berkomitmen menyelenggarakan siaran yang mengiburkan seluruh masyarakat Indonesia melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.

” Kami berkomitmen untuk memberikan siaran terbaik berupa nonton pribadi maupun nonton bareng bagi masyarakat Indonesia sebagai saluran pemersatu bangsa lewat chanal TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai 11 Juni Sampai dengan 19 Juli 2026 !” kata Kepala Stasiun LPP TVRI NTT, Jefri ketika menerima Jajaran Komisioner KPID NTT 10 Juni 2026.

Sesuai Fungsi, Tugas dan Wewenangnya yakni menjamin masyarakat mendapatkan informasi, hiburan dan pendidikan yang sehat, adil dan merata sesuai hak asasi manusia maka KPID NTT mengunjungi LPP TVRI NTT dan LPP RRI Kupang.

” Kita mau memastikan bahwa masyarakat NTT dapat menyaksikan dan mendengar siaran Piala Dunia 2026 secara baik dan benar sesuai haknya sehingga kita mendatangi TVRI NTT dan RRI Kupang !” ujar Ketua KPID NTT, Yohanes Hamba Lati.

Meski TVRI dan RRI mendapat hak paten untuk menyiarkan secara langsung Piala Dunia 2026, tetapi Lembaga Penyiaran seperti Televisi Nasional dan Radio yang memiliki Ijin Prinsip Penyiaran (IPP) dan Ijin Siaran (ISR) dari Kementerian Komunikasi Dan Digital Republik Indonesia (Kemen Komdogi RI) pun ikut memberitakan jalannya pertandingan dan hasil babak pengisian di fase grup lewat berbagai segementasinya berupa News Sport, Breaking Bola, Bola Mania dan Reporstase Bola.

BACA JUGA:  Warisan dari Pinggir Lapangan: Keteguhan Marsel Petu yang Mengubah Masa Depan Sepak Bola Ende

Sesuai Pantauan Kami, Lembaga Penyiaran di Indonesia dapat menjalankan fungsi siarannya berupa Informasi, Pendidikan dan Hiburan.

Kerjasama Tim

Tagline Piala Dunia 2026 ” Bola Gembira “, tentu mengandung nilai mendalam filosofi olahraga sepak bola.

Untuk mencapai tujuan perlu kerjasama. Antara Tim Kepelatihan, Oficial, Manajer, Federasi Sepak bola negara, pemain, penonton, pendukung dan penyelenggara.

Tentu di hari ke-10 penyelenggaraan Piala Dunia, ada Tim/Negara yang akan angkat koper dan pulang ke negaranya dan ada Tim/Negara yang melaju ke Fase berikut yakni 32 Negara hingga nanti finis pada 19 Juli 2026.

” Untuk mencapai tujuan 32 besar, 16 besar, 8 besar, 4 besar dan 2 besar ini sangat ditentukan Tim/Negara bersangkutan. Karena ada pertemuan bintang-bintang seperti pelatih dan pemain yang terdiri dari kiper, bek, gelandang dan penyerang maka di sini dibutuhkan kecerdasan, kecermatan dan kecepatan- K3. Siapa yang Cerdas, Cermat dan Cepat pasti mengumpulkan poin dan jangan lupa keberuntungan karena bola adalah bundar atau bulat !” kata pengamat bola Anton Sanjoyo dan mantan pemain Timnas Indonesia, Ponaria Astaman.

Statistik Piala Dunia 2026

Dalam lamanya FIFA World Cup 2026, tercatat bahwa dari 11 hingga 21 Juni 2026 terdapat top scorer 8 pemain yakni Deniz Undav 3 gol dari Jerman, Jonathan David 3 gol dari Kanada, Lionel Messi 3 gol dari Argentina, Gody Gakpo dan Crysencio Summerville 2 gol dari Belanda, Vinicius Junior 2 gol dari Brasil, Vasin Ayart 2 gol dari Swedia dan Kamada 2 gol dari Jepang.

Formasi Pemain dominan 3-3-2-1, 4-3-4-1 atau 2-3-3-2-1. Hampir semua tim ada pemain keturunan Melanesia/Negro minus Uzbekistan, Korea Selatan dan Bosnia Herzegovina.

Akumulasi Kartu hingga 21 Juni 2026 : 5 Kartu Merah Dan 20 Kartu Kuning. Negara yang sudah pasti masuk 32 besar adalah : Jerman, Jepang, Amerika Serikat, Mexico, Kanada, Belanda, Brasil dan Argentina. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.