Suarantt.id, Denpasar-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Johni Asadoma, kembali mengunjungi bedeng proyek yang ditempati para pekerja asal NTT di Kelurahan Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali pada Kamis (12/2/2026).
Kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan semangat dan harapan bagi diaspora NTT yang bekerja sebagai buruh bangunan di Pulau Dewata.
Dalam kunjungan keduanya itu, Wagub Johni menegaskan bahwa keterbatasan tempat tinggal dan kondisi kerja tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik.
Ia menyampaikan bahwa banyak tokoh besar lahir dari situasi sederhana, bahkan dari kehidupan di bedeng-bedeng proyek.
“Dari bedeng juga ada masa depan yang cerah, jika kita bekerja dengan penuh dedikasi, disiplin, dan tentu jangan lupa berdoa agar apa yang kita kerjakan selalu diberkati Tuhan,” ujarnya di hadapan para pekerja.
Warga yang dikunjungi mayoritas berasal dari Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Sebagian telah berkeluarga dan membawa istri serta anak-anak mereka, bahkan ada anak yang terpaksa putus sekolah. Melihat kondisi tersebut, Wagub Johni meminta agar pendidikan anak tetap menjadi prioritas utama.
Dia mendorong para orang tua yang tidak mampu menyekolahkan anaknya di Bali agar mempertimbangkan kembali ke daerah asal demi memastikan pendidikan anak tetap berjalan. Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan paguyuban diaspora untuk melakukan pendataan secara menyeluruh.
Selain memberikan motivasi, Wagub juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap, tata krama, serta menaati norma dan aturan hukum yang berlaku di Bali. Ia menekankan agar para pekerja menunjukkan etos kerja yang baik rajin, jujur, disiplin, dan loyal sehingga citra masyarakat NTT tetap terjaga di perantauan.
“Gunakan gaji dengan bijak untuk kebutuhan keluarga dan masa depan anak-anak. Jangan sampai dipakai untuk hal-hal yang merugikan seperti minuman keras yang bisa memicu keributan,” pesannya.
Dalam kesempatan itu, Wagub Johni turut menyerahkan bantuan sembako berupa beras, gula, minyak goreng, mie instan, dan kebutuhan rumah tangga lainnya sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap diaspora.
Salah satu perwakilan pekerja, Donatus Gheru Kaka, mengaku bangga dan terharu atas perhatian yang diberikan Wakil Gubernur. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah secara langsung di tengah para buruh proyek menjadi motivasi besar untuk terus bekerja lebih baik.
Kunjungan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus hadir dan memberikan perhatian kepada warganya di mana pun berada, seraya menanamkan keyakinan bahwa dari tempat sederhana sekalipun, masa depan cerah tetap bisa diraih dengan kerja keras, disiplin, dan doa. ***





