Etape Ketujuh Tour De EnTeTe 2025 Resmi Dimulai di Kota Ende, Hadiah Disumbangkan untuk Korban Banjir Nagekeo

oleh -4843 Dilihat
Para Pemenang di Etape Ketujuh Tour de EnTeTe 2025. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Ende-Etape ketujuh Tour De EnTeTe 2025 resmi dimulai, Kamis (18/9/2025), ditandai dengan pengibasan bendera start (flag-off) oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di Halaman Kantor Camat Ndona, Ende, tepat pukul 11.00 WITA. Etape ini menempuh jarak 25 kilometer mengelilingi Kota Ende dan berakhir di Lapangan Pancasila.

Menariknya, seluruh hadiah yang diperoleh para pembalap pada etape ketujuh ini akan didonasikan untuk membantu korban banjir bandang di Kabupaten Nagekeo. “Stage ini untuk charity di Mauponggo. Seluruh hadiah akan disumbangkan untuk bantu pengungsi di Mauponggo,” jelas Gubernur Melki sebelum melepas secara resmi para pembalap.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para rider dan tim yang menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam. “Saya apresiasi kepada para rider dan team atas kepeduliannya pada korban bencana,” ujarnya.

Bupati Ende Yosef Badeoda turut menyambut kedatangan seluruh peserta Tour De EnTeTe 2025. “Selamat datang di Kota Ende, Kota Pancasila, kota toleransi. Di sini kita semua dapat menemukan hubungan antar masyarakat yang benar-benar menghargai perbedaan,” kata Yosef. Ia berharap masyarakat Kabupaten Ende menyambut baik perhelatan balap sepeda bertaraf internasional ini.

Antusiasme Warga Ende
Sepanjang jalur lintasan, masyarakat Kota Ende dari berbagai kalangan usia memadati sisi jalan. Sorak-sorai dan tepuk tangan warga menambah semaraknya etape ketujuh ini. Fulgensio Triyono Wake, warga Kota Ende, mengaku senang bisa menyaksikan langsung pembalap internasional. “Kalau bisa buat terus tiap tahun, karena dampaknya juga bagi ekonomi masyarakat seperti UMKM dan promosi pariwisata,” ujarnya.

Pemenang Etape Ketujuh dan Donasi
Etape ketujuh ini dimenangkan oleh Matejj Drinovec dari Team Nex Velofit asal Australia. Posisi kedua ditempati John Patric Sarmiento Pagtalunan dari 7Eleven Cliqq Roadbike Philippines yang juga menyabet kategori Best Young Rider. Sementara posisi ketiga diraih Deska Raya Adya dari Garuda Development Indonesia yang sekaligus mempertahankan posisi sebagai pembalap Indonesia terbaik di etape ini.

BACA JUGA:  Pemkot Kupang Bersama Pimpinan PT Bank KB Bukopin, Bahas Kolaborasi Tangani Sampah dan Dukung UMKM

Raja Tanjakan (King of Mountain) masih dipegang Muhamad Herlangga dari Nusantara BYC yang konsisten mempertahankan Polkadot Jersey sejak etape pertama.

Usai diumumkan pemenang, para juara menyerahkan donasi kepada warga terdampak bencana Nagekeo yang diterima langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena. “Ibarat kita mengayuh sepeda, terkadang kita di atas, tapi juga di bawah. Ini menandakan bahwa kemanusiaan itu juga hadir melalui sepeda yang dikayuh para pembalap,” ujarnya.

Matejj Drinovec menyampaikan rasa senangnya bisa ikut berbagi dengan masyarakat terdampak bencana. “Saya senang menjelajahi alam NTT dan tidak sabar menuntaskan etape selanjutnya melintasi Pulau Flores,” katanya. Hal senada juga disampaikan Deska Raya Adya yang bangga dapat membantu sesama warga dan berharap kondisi Nagekeo segera pulih. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.