Festival Paskah GMIT 2026 Gaungkan Pesan Damai, Obor Dibawa hingga Titik Nol Indonesia-Australia

oleh -263 Dilihat
Ketua Panitia Festival Paskah Pemuda GMIT 2026, Simson Polin Serahkan Obor Perdamaian ke Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka pada Senin, 6 April 2028. (Foto Istimewa)

Suarantt.id, Kupang-Festival Paskah Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam menyuarakan pesan perdamaian, tidak hanya bagi Nusa Tenggara Timur (NTT), tetapi juga untuk Indonesia hingga dunia internasional.

Ketua Panitia Festival Paskah Pemuda GMIT 2026, Simson Polin, menegaskan bahwa perayaan Paskah tahun ini mengusung makna mendalam tentang kasih, pengorbanan, dan perdamaian yang perlu terus dihidupi oleh seluruh umat.

“Paskah mengingatkan kita akan karya keselamatan Tuhan yang penuh cinta kasih. Pengorbanan itu dilakukan dengan setia tanpa dendam, dan itu menjadi pesan utama yang ingin kami sampaikan, yakni pentingnya hidup dalam damai,” ujarnya kepada wartawan pada Rabu, 8 April 2026.

Sebagai simbol pesan tersebut, obor Paskah dinyalakan dalam rangkaian pembukaan festival dan akan dibawa dalam perjalanan iman dari Kupang menuju Pulau Rote. Pada 9 April 2026, obor akan tiba di Rote dan selanjutnya pada 10 April akan diterima oleh pemerintah daerah setempat, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun di wilayah tersebut.

Obor tersebut akan dinyalakan di lokasi bersejarah, tempat pertama berdirinya gereja dan sekolah di Rote sekitar 297 tahun lalu. Selanjutnya, obor akan dibawa hingga ke titik Nol Indonesia-Australia sebagai simbol penyebaran pesan damai dari wilayah selatan Indonesia ke seluruh dunia.

“Obor ini adalah simbol terang dan harapan. Dari NTT, kami ingin menyampaikan pesan damai bagi Indonesia bahkan dunia, agar kita semua hidup berdamai dengan diri sendiri, sesama, dan juga alam,” jelas Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao ini.

Ia menambahkan, menjaga perdamaian tidak hanya sebatas hubungan antar manusia, tetapi juga mencakup keharmonisan dengan lingkungan. Menurutnya, jika alam dijaga dengan baik, maka alam juga akan memberikan kehidupan yang berkelanjutan bagi manusia.

Dalam kesempatan tersebut, Simson juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, yang telah hadir dalam pembukaan festival dan pelepasan obor Paskah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kota Kupang, Pemerintah Kabupaten Kupang, serta Pemerintah Kabupaten Rote Ndao atas dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.

Lebih jauh, ia berharap pesan damai yang digaungkan melalui Festival Paskah ini dapat menjadi refleksi bersama di tengah situasi global yang masih diwarnai konflik di berbagai wilayah dunia.

“Perang hanya membawa korban, baik jiwa maupun harta benda. Karena itu, melalui momentum ini, kami mengajak semua pihak untuk terus menyuarakan dan mewujudkan perdamaian,” ungkap Politisi PSI sekaligus Anggota DPRD NTT ini.

Festival Paskah Pemuda GMIT 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan iman semata, tetapi juga menjadi gerakan nyata dalam membangun kehidupan yang rukun, toleran, serta penuh kasih di tengah masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.