Gubernur Melki Apresiasi IKADA Kupang Gelar Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung

oleh -720 Dilihat
Gubernur NTT Hadiri Acara Pentas Budaya Sagi So'a dan Larik Riung di Taman Budaya Kupang. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri Pentas Budaya Sagi So’a dan Larik Riung yang digelar oleh Ikatan Keluarga Besar Ngada (IKADA) Kota Kupang di Taman Budaya Gerson Poyk, pada Sabtu (30/8/2025). Kegiatan ini mengangkat tema “Dengan Semangat Kemerdekaan, Ayo Bangun NTT dalam Spirit Sagi dan Larik.”

Pentas budaya tersebut menampilkan atraksi khas etnis So’a dan Riung dari Kabupaten Ngada. Sagi merupakan tradisi tinju adat sebagai wujud syukur atas panen, penghormatan kepada leluhur, sekaligus memperkuat nilai keberanian, kebersamaan, dan kedekatan dengan alam. Sementara Larik adalah tarian tradisional etnis Riung yang melambangkan solidaritas, persatuan, serta penghormatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki menyampaikan apresiasi kepada IKADA Kupang yang telah berinisiatif melestarikan budaya lokal melalui kegiatan tersebut.

“Terima kasih dan apresiasi kepada IKADA Kupang yang menyelenggarakan pentas budaya Sagi So’a dan Larik Riung ini. Ini merupakan bentuk kecintaan sekaligus upaya merawat budaya sebagai bagian dari kehidupan masyarakat kita,” ujarnya.

Menurut Gubernur, keindahan NTT terletak pada kekayaan budaya yang dimiliki. “Dengan pentas budaya ini, semakin memperkuat kebersamaan dan kekeluargaan kita. Dua budaya dari dua entitas hidup di Ngada menjadi kekuatan yang memperkaya identitas NTT,” tegasnya.

Melki menekankan, dalam momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, semangat Sagi dan Larik perlu dihidupkan sebagai landasan pembangunan NTT. “Spirit Sagi dan Larik mengandung nilai luhur seperti keberanian, daya juang, pengorbanan, persatuan, perdamaian, hingga militansi. Nilai-nilai ini yang harus kita bawa untuk membangun NTT lebih maju,” katanya.

Dorong Pengembangan OVOP

Selain itu, Gubernur juga mengajak keluarga besar IKADA Kupang untuk mendukung pengembangan Program One Village One Product (OVOP) atau Satu Desa Satu Produk Unggulan.

“Kami sedang mengembangkan Program OVOP yang kini berkembang menjadi Satu Komunitas, Satu Produk. Saya berharap IKADA Kupang dapat menghasilkan produk unggulan untuk dipasarkan, termasuk melalui NTT Mart yang baru saja kami launching. Mulailah dari kelompok arisan IKADA agar bisa terlibat dalam pengembangan produk lokal,” ungkap Melki. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.