Gubernur Melki Laka Lena Tegaskan: Tak Ada Jabatan Permanen di Pemprov NTT

oleh -762 Dilihat
Gubernur NTT Saksikan Penandatangan Pakta Integritas. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menegaskan bahwa jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi NTT tidak bersifat permanen. Ia menekankan, setiap jabatan adalah amanah yang menuntut tanggung jawab, integritas, dan kinerja nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Gubernur Melki dalam acara pelantikan pejabat administrator dan pengawas di lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang berlangsung di GOR Oepoi Kota Kupang pada Rabu (8/10/2025).

“Saya tegaskan lagi, jabatan ini bukan hadiah, tapi mandat dan kepercayaan. Tangan saya hanya menjadi sarana untuk menjalankan amanah itu,” ujar Melki dalam sambutannya.


Gubernur Melki menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya strategis membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan melayani dengan hati. Ia meminta para pejabat baru untuk bekerja dengan integritas, loyalitas, dan semangat kolaboratif, serta menjauhi mentalitas kerja individualistik.

“Kita tidak bisa kerja sendiri-sendiri, tapi harus kerja bersama, membangun ekosistem yang sehat, profesional, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.


Lebih lanjut, Gubernur Melki menyampaikan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi jabatan secara rutin dan objektif, baik setiap tiga bulan maupun enam bulan, untuk memastikan kinerja berjalan optimal.

“Kami akan melakukan evaluasi secara periodik tiga bulan, enam bulan untuk memastikan kinerja berjalan baik. Bisa saja ada rotasi, pergantian, atau penyesuaian formasi jabatan,” tegasnya.


Menurutnya, langkah evaluasi berkala ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menjaga birokrasi yang dinamis, profesional, dan berorientasi hasil.

Selain itu, Gubernur Melki juga mendorong seluruh pejabat di lingkungan Pemprov NTT untuk terus berinovasi dan berkolaborasi lintas sektor, terutama dalam mendukung Program Dasar NTT Energi Joni serta berbagai program nasional yang sedang dijalankan di daerah.

“Mari kita jadikan jabatan ini sebagai sarana pengabdian, bukan sekadar posisi. Yang diukur adalah hasil kerja dan kontribusi nyata bagi rakyat NTT,” tutup Gubernur Melki. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.