Gubernur Melki Lepas 6.000 Peserta Tour de EnTeTe, Dorong UMKM, Pariwisata dan Kebangkitan Ekonomi Rakyat NTT

oleh -84 Dilihat
Gubernur NTT Melki Laka Lena dan Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki di Acara Tour de EnTeTe 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi melepas 6.000 peserta Tour de EnTeTe Etape I – Daratan Timor Rute III, dengan rute Kantor Desa Oebelo, Kabupaten Kupang, menuju Pantai Lasiana, Kota Kupang pada Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi NTT Tahun 2026 ini bukan sekadar ajang olahraga massal, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antardaerah, mempromosikan pariwisata, serta menggerakkan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pelepasan ribuan peserta tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Nomleni, Pangdam Sobe Sonbai, Thevi Zebua, Sekda Provinsi NTT, Frans Sales Sodo, Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, serta jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Ketua Panitia Etape I Rute III, Jhoni Ataupah, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 6.000 peserta ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, Tour de EnTeTe tidak hanya mendorong masyarakat untuk membudayakan olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya antara Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten/kota.

Selain itu, kegiatan ini memberikan kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk melihat secara langsung kondisi wilayah serta berbagai potensi ekonomi dan pariwisata di sepanjang rute perjalanan.

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan Tour de EnTeTe yang dinilainya memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar berolahraga, tetapi sekaligus promosi pariwisata, pengembangan sektor UMKM, serta penggerak ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Melki menegaskan bahwa keberhasilan Tour de EnTeTe membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh elemen, mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, DPRD, TNI, Polri, dunia usaha, komunitas olahraga hingga masyarakat.

BACA JUGA:  Kajati NTT Sebut Korupsi Hambat Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

“Tour de EnTeTe ini bukan hanya kegiatan olahraga, tetapi momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen daerah. Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, DPRD, TNI, Polri, dan masyarakat harus mengambil bagian dalam menyukseskan kegiatan ini,” tegas Melki.

Gubernur Melki juga meminta para bupati dan wali kota, termasuk Bupati Kupang dan Wali Kota Kupang, agar memfasilitasi keterlibatan pelaku UMKM lokal pada setiap titik akhir atau lokasi finis kegiatan.

Ia menekankan, kehadiran ribuan peserta harus mampu menciptakan peluang ekonomi nyata bagi masyarakat. Produk-produk lokal seperti kuliner khas daerah, tenun ikat, serta berbagai hasil kerajinan dan usaha masyarakat harus mendapat ruang untuk dipasarkan.

“Ketika ribuan peserta berkumpul, harus ada aktivitas ekonomi yang tumbuh di sana. Pelaku UMKM lokal perlu dilibatkan agar kegiatan ini memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” tegasnya.

Menurut Melki, kegiatan olahraga berskala besar seperti Tour de EnTeTe harus memberikan manfaat lebih dari sekadar aktivitas fisik. Perputaran ekonomi, promosi potensi daerah, dan peningkatan pendapatan masyarakat harus menjadi bagian penting dari penyelenggaraannya.

Usai menyampaikan sambutan, Gubernur Melki memimpin prosesi pelepasan peserta. Prosesi diawali dengan aba-aba oleh Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Nomleni, kemudian dilanjutkan pengibaran bendera flag off oleh Pangdam Sobe Sonbai sebagai tanda dimulainya perjalanan ribuan peserta menuju Pantai Lasiana.

Tour de EnTeTe Diwarnai Penyerahan Bantuan RTLH

Tidak hanya menghadirkan kegiatan olahraga, rangkaian Tour de EnTeTe juga diisi dengan aksi kepedulian sosial melalui kunjungan Gubernur Melki, Wakil Gubernur Johni Asadoma bersama rombongan Forkopimda ke rumah warga penerima bantuan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Oebelo, Kabupaten Kupang.

Dua warga yang dikunjungi secara langsung adalah Faustina Dos Anjos dan Cripin Da Costa.

BACA JUGA:  Gubernur Melki Tegaskan Bank NTT Bebas dari Dominasi Politik, Direksi dan Komisaris Murni Profesional Perbankan

Secara keseluruhan, terdapat 10 warga yang menerima bantuan pembangunan RTLH, masing-masing lima penerima di Kabupaten Kupang dan lima penerima di Kota Kupang.

Lima penerima bantuan di Kabupaten Kupang yakni Cripin Da Costa, Yoson Titus Lae, Faustina Dos Anjos, Natalino Dias Marques, dan Filipe Ximenes.

Sementara lima penerima di Kota Kupang adalah Margaretha Kay Illu, Martina Weni, Marselinus Asa, Yakob Laba, dan Alexander Eli Da Silva.

Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam meningkatkan kualitas hunian serta kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan tempat tinggal lebih layak.

Melalui Tour de EnTeTe, Pemerintah Provinsi NTT berharap olahraga dapat berjalan beriringan dengan pengembangan pariwisata, pemberdayaan UMKM, dan penguatan ekonomi lokal.

Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pemersatu seluruh elemen daerah untuk memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan kolaborasi dalam mewujudkan NTT yang semakin Maju, Sehat, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.