Gubernur Melki Luncurkan NTT Mart dan Dapur Flobamorata: Etalase Produk Lokal dan Pusat Ekonomi Kreatif NTT

oleh -1161 Dilihat
Gubernur NTT Luncurkan NTT Mart dan Dapur Flobamorata. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, secara resmi meluncurkan NTT Mart dan Dapur Flobamorata di Kota Kupang, Selasa (12/8/2025) siang. Kedua program ini diharapkan menjadi tonggak baru penguatan ekonomi daerah berbasis potensi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan penguatan rantai pasok dari desa ke pasar modern.

Turut hadir Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma; anggota Komisi IX DPR RI; jajaran Forkopimda NTT; Sekretaris Daerah Provinsi NTT; para Staf Ahli Gubernur; Asisten Sekda; pimpinan perangkat daerah; Wakil Bupati Sabu Raijua; Wakil Bupati Rote Ndao; pelaku UMKM; serta insan pers.

Dalam sambutannya, Gubernur Melki mengungkapkan bahwa ide pendirian NTT Mart lahir dari diskusi untuk memberikan wadah khusus bagi produk-produk unggulan NTT.

“NTT Mart harus menjadi etalase produk lokal NTT. Bukan sekadar pusat perbelanjaan, tapi platform pemasaran yang menghubungkan produsen, UMKM, petani, nelayan, pengrajin, dan pelaku usaha lainnya dengan konsumen nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Produk unggulan seperti kopi, tenun ikat, garam, hasil perikanan, madu, dan berbagai komoditas khas NTT diharapkan dapat dipasarkan secara lebih luas. Melki memastikan pintu NTT Mart terbuka bagi semua pihak yang ingin berkontribusi, mulai dari pengusaha swasta, koperasi, komunitas, hingga sekolah.

Sebagai strategi pengembangan, setiap kabupaten/kota di NTT akan memiliki gerai NTT Mart, dengan gerai terbesar direncanakan berdiri di Labuan Bajo.

Sementara itu, Dapur Flobamorata dihadirkan untuk mendorong lahirnya peluang usaha baru bagi pelaku UMKM, khususnya ibu rumah tangga, kelompok tani, dan komunitas lokal. Dapur ini menjadi laboratorium inovasi pangan daerah yang memadukan teknologi sederhana dengan kearifan lokal untuk menghasilkan produk berkualitas dan siap bersaing di pasar modern.

“Orang Makassar, Bali, Batak, dan Padang punya restoran khas, tapi NTT belum punya. Karena itu kita buatkan Dapur Flobamora. Ini langkah pertama yang pasti berdampak bagi masyarakat NTT,” kata Melki.

Gubernur menekankan pentingnya pengelolaan dengan sistem manajemen modern dan transparan, agar transaksi dapat dipantau secara akuntabel. Menurutnya, NTT Mart dan Dapur Flobamorata adalah simbol kedaulatan ekonomi daerah, pusat interaksi budaya, dan jembatan antara tradisi dan inovasi.

Melki mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung gerakan ini.

“Belanja di NTT Mart dan Dapur Flobamorata berarti menumbuhkan ekonomi desa, mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat kebanggaan kita sebagai orang NTT,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.