Momentum Idul Adha, Presiden Salurkan 28 Sapi Kurban untuk NTT

oleh -66 Dilihat
Gubernur NTT Melki Laka Lena Serahkan Hewan Kurban dari Presiden Prabowo Subianto pada Selasa, 26 Mei 2026. (Foto Biro Adpim Setda NTT)

Suarantt.id, Kupang-Pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa 28 ekor sapi kurban untuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Salah satu penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Masjid KH. Ahmad Dahlan, Kampus Universitas Muhammadiyah Kupang (UMK), Rabu (27/5/2026).

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, kepada Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama UMK, Syamsul Bahri, disaksikan civitas akademika, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat sekitar.

Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian Presiden kepada masyarakat NTT, khususnya umat Islam, melalui momentum Idul Adha. Ia menegaskan bahwa bantuan sapi kurban ini bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata kehadiran negara dalam memperkuat solidaritas sosial dan nilai-nilai keagamaan.

“Melalui Idul Adha ini, kita maknai sebagai momentum spiritual dan sosial untuk menumbuhkan keikhlasan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta memupuk semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa seluruh sapi bantuan Presiden merupakan sapi pilihan terbaik dari daerah, dengan bobot minimal mencapai 900 kilogram. Bahkan, salah satu sapi yang diserahkan di UMK bernama “Siloam” memiliki berat lebih dari 1 ton, tepatnya sekitar 1.105 kilogram.

Menurut Gubernur, semangat berkurban yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi inspirasi penting dalam membangun daerah dan memperkuat persatuan bangsa. Ia menekankan pentingnya nilai pengorbanan, kebersamaan, dan kekeluargaan dalam mendorong kemajuan NTT.

“Kalau mau NTT maju, Kota Kupang maju, Muhammadiyah maju, harus punya semangat solidaritas, rela berkorban, dan menjaga kekeluargaan,” tegasnya.

BACA JUGA:  Satu Tahun Tanpa Titik Terang, Mantan Istri Anggota DPRD Kota Kupang Desak Kejati NTT Tegakkan Keadilan

Gubernur juga mengapresiasi tingginya nilai toleransi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kupang yang dikenal sebagai kampus multikultural. Ia menyebut keberagaman mahasiswa di kampus tersebut sebagai contoh nyata harmoni kehidupan berbangsa di NTT.

Sementara itu, Wakil Rektor III UMK, Syamsul Bahri, menyampaikan bahwa bantuan sapi kurban dari Presiden menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi civitas akademika untuk terus memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial.

Adapun sapi “Siloam” yang diserahkan telah melalui pemeriksaan kesehatan oleh dokter hewan, termasuk pemeriksaan fisik dan darah, serta dinyatakan layak dan bebas dari penyakit. Sapi tersebut juga memiliki ukuran fisik yang besar dengan lingkar dada 240 sentimeter, panjang badan 208 sentimeter, dan tinggi badan 157 sentimeter.

Penyaluran 28 sapi kurban ke seluruh kabupaten/kota di NTT ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mempererat nilai persaudaraan, gotong royong, dan toleransi di tengah keberagaman. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.